ILMUWAN ISLANDIA TEMUKAN SENYAWA ALAMI PEMUSNAH HIV

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA   

Peneliti menemukan adanya pengobatan penyakit mematikan seperti Human immunodeficiency virus (HIV). Sebuah senyawa alami dalam minyak kelapa yang dikemas dalam gel khusus dapat menghancurkan bakteri dan virus menular seksual termasuk virus HIV.

Melalui percobaan laboratorium, ilmuwan Islandia menemukan, monocaprin, sejenis lemak sederhana yang dilarutkan dalam gel dapat membunuh virus herpes dan chlamydia, dan bakteri yang terkait dengan infertilitas lainnya.

"Senyawa berpotensi digunakan untuk pencegahan atau sebagai pengobatan pada infeksi virus dan bakteri tertentu," ujar Dr Halldor Thormar kepada Reuters.

Para ahli virus dari Institut Biologi Universitas Islandia di Reykjavik menekankan, uji baru dilakukan secara terbatas di laboratorium. Efek monocaprin terhadap hewan dan manusia belum diketahui.




Ilmuwan menyatakan, karena merupakan lemak alami yang ditemukan pada bahan makanan dan ASI, diperkirakan tidak akan menyebabkan efek samping serius. "Ini sesuatu yang dikenal tubuh, juga bisa digunakan sebagai gel kontrasepsi," tambah Thormar.

Senyawa lain yang terbukti membunuh virus dan bakteri menular, pada penelitian hewan menunjukkan seringkali menjadi racun bagi tubuh.

Selama studi, Thormar dan apoteker Thordis Kristmundsdottir menguji monocaprin yang dilarutkan dalam hidrogel, gel yang larut air dan dicampur dengan air mani manusia yang mengandung bakteri dan virus.

Dalam artikel yang dimuat dalam jurnal Sexually Transmitted Infections, peneliti mengatakan gel menghancurkan virus HIV, herpes, dan bakteri penyebab gonorrhea dalam waktu satu menit. Senyawa yang sama menghancurkan virus chlamydia dalam waktu lima menit.

Thormar dan rekan-rekannya berencana melakukan studi terhadap hewan untuk menguji efektivitas hidrogel pada virus herpes dan chlamydia


Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Dua Pelajar Indonesia Raih Emas di Ajang International Conference of Youth Scientist

situs-berita-terbaru.blogsDua Pelajar Indonesia Raih Emas di Ajang International Conference of Youth Scientist  [ http://zonahitamdunia.blogspot.com ]
Zona Hitam Dunia - DENPASAR, Dua "ilmuwan muda" Indonesia, Mariska Grace dan Melody Grace Natalie, menyabet masing-masing satu medali emas dalam ajang International Conference of Youth Scientist (ICYS) di Sanur, Denpasar, Sabtu (20/4/2013) malam. Selain dua emas, Indonesia juga meraih satu medali perak melalui M Arifin Dobson, serta dua medali perunggu oleh Avip N Yulian dan Putu Handre K Utama.

Mariska Grace yang berasal dari SMAK Cita Hati menjadi yang terbaik dalam kategori Enviromental Science dengan karya ilmiahnya berjudul a Novel Approach in Using Peanut Shells to Elliminate Content in Water. Dalam karya ilmiahnya ini, Mariska memanfaatkan kulit kacang untuk mengurangi kadar ion tembaga di dalam air.

Sementara Melody Grace Natalie, siswa Stella Duce I Yogyakarta yang bertarung dalam bidang Life Science berhasil memukau juri dalam presentasi karya ilmiahnya berjudul Potencial of Squid Eye Lenses as UV Absorber. Melody memanfaatkan mata cumi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet.

"Saya membuat sunblock yang bisa dibuat simpel oleh nelayan sehingga nelayan bisa terhindar dari kanker kulit," ujar Melody Grace, menjelaskan hasil penelitiannya.

Sementara President of Local Orgaizing Comitte ICYS 2013 Monika Raharti, yang sebelumnya menargetkan sapu bersih emas, tetap bangga pada ilmuwan Indonesia meski hanya meraih dua emas. "Kita patut berbangga hati, persaingan tahun ini cukup berat, banyak presentasi karya ilmiah dari negara lain yang bagus," kata Monika.

Saingan terberat dari Indonesia dalam ajang ini datang dari Polandia, Jerman, Rusia, dan sejumlah negara Eropa Timur lainnya. Setelah Indonesia sukses menjadi tuan rumah tahun ini, rencananya ICYS 2014 akan diselenggarakan di Ukraina.(kompas)


Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Es Batu Akan Lebih Cepat Beku Pakai Air Panas ?


zonahitamdunia.blogspot.com - Es Batu Akan Lebih Cepat Beku Pakai Air Panas ?Benarkah air panas bisa membeku lebih cepat dari air dingin? wah, sekilas pertanyaan itu seperti pertanyaan bodoh saja. Justru inilah yang diteliti oleh para ilmuwan. Mari kita analisa sedikit. Air akan membeku dalam suhu 0 derajat Celcius.

Tapi jangan lupa bahwa air bisa membunuh bakteri E.coli dalam suhu 50 derajat Celcius dalam waktu yang lebih lama daripada air dingin di pantai New England yang bersuhu 15 derajat Celcius yang dalam proses menjadi es. Dari fakta itu kita bisa berasumsi bahwa air panas bisa membeku lebih cepat daripada air dingin, dalam kondisi tertentu.

Sobat Zona hitam dunia Keanehan alam ini disebut sebagai efek Mpemba, diambil dari nama pelajar SMA Tanzania, Erasto Mpemba yang pertama kali mengobservasi keadaan itu pada tahun 1953. Efek Mpemba terjadi ketika dua bagian air dengan temperatur berbeda terekspos dalam kondisi subzero, dan airyang lebih panas membeku lebih dulu. 

Observasi Mpemba ini sudah dicocokkan dengan sejumlah pemikiran lebih dulu, seperti Aristoteles, Rene Descartes, dan Francis Bacon, yang juga berpikir bahwa air panas bisa membeku lebih dulu daripada air dingin.

Evaporasi adalah penjelasan yang paling masuk akal untuk keadaan ini. Ketika air panas diletakkan dalam kontener terbuka mulai mendingin, pengurangan massa secara keseluruhan terjadi bersamaan dengan evaporasi air. Makin sedikit jumlah air yang membeku, maka jumlah waktu yang diperlukan juga makin kecil. Tapi ini juga tak selalu berhasil, terutama ketika dilakukan pada kontener tertutup yang mencegah evaporasi.

Bisa jadi evaporasi bukan satu-satunya alasan kenapa air panas bisa beku lebih cepat. Adanya distribusi temperatur tak seragam di dalam air juga bisa menjelaskan mengenai terjadinya efek Mpemba. Air panas naik ke atas kontener sebelum shu itu pergi, menggantikan air dingin yang ada di bawahnya. Gerakan air panas naik dan air dingin turun ini disebut konveksi terkini.

Nah, kalau kamu mau membuat es batu di ruang pembeku kulkas, lebih baik memakai air panas saja agar cepat beku, dan cepat minum es…segaaarrr!
Selamat Mencoba....!!

Arkeolog Temukan Sarang Bangau Prasejarah

zonahitamdunia.blogspot.com - Arkeolog Temukan Sarang Bangau PrasejarahArkeolog Temukan Sarang Bangau Prasejarah - Sebuah fosil sarang burung yang berisi setidaknya lima telur telah ditemukan di Spanyol. Para ahli menyakini, sarang tersebut merupakan milik seekor burung bangau kuno yang berusia sekitar 18 juta tahun.

Sarang tersebut ditemukan dalam sebuah bongkahan batu kapur di Ebro Basin, bagian utara Spanyol. Para peneliti menduga, sarang tersebut ditinggalkan dan tenggelam di dasar danau air asin yang dangkal (yang juga pernah menjadi habitat ular, kura-kura, dan buaya) sebelum ditemukan di dalam lumpur dan memfosil selama awal masa Miosin (masa sekitar 12 juta tahun SM).
Bangau modern membuat sarang dari lumpur yang memiliki bentuk seperti gunung yang hanya diisi oleh satu telur besar untuk setiap sarangnya, namun sarang kuno tersebut terbuat dari ranting dan daun dan menampung beberapa butir telur.
Para peneliti mengatakan, sarang tersebut sebenarnya tampak seperti sarang burung berparuh runcing modern. Yaitu, burung-burung yang mampu menyelam dan membangun sarang yang dapat mengapung, yang biasanya menampung 3-8 butir telur.
Sarang tersebut ditahan dengan sampai ke dasar danau dengan menggunakan tanaman air. Meskipun demikian, para peneliti mengatakan, mereka memiliki tingkah laku reproduksi dan cara membuat sarang yang berbeda.
Bangau dan burung berparuh runcing merupakan kerabat dekat. Fosil baru tersebut dapat menunjukkan bahwa sarang khas burung berparuh runcing tersebut merupakan leluhur dari kelompok burung bangau dan selama beberapa waktu, bangau modern menyimpan dan mengembangkan cara membuat sarangnya sendiri yang seperti gunung.
Sebuah tim yang dipimpin oleh ahli paleontologi, Gerald Grellet-Tinner, melaporkan penemuan mereka pada 17 Oktober lalu itu dalam jurnal “PLoS ONE”.

Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa - Supernova adalah ledakan ini meruntuhkan sebagian besar material bintang pada kecepatan 30.000 km/s (10% kecepatan cahaya)dan melepaskan gelombang kejut yang mampu memusnahkan medium antarbintang.

Nah berikut ini ada beberpa ledakan bintang

Supernova Casseopia A

zonahitamdunia.blogspot.com - Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Gambar ini menyajikan komposit sinar-X dari Chandra (merah, hijau, dan biru dan data optik dari Hubble (emas) dari Cassiopeia A, sisa-sisa bintang raksasa yang meledak dalam supernova. Inset: Sebuah guntingan dari interior bintang neutron, dimana kepadatan meningkat dari kerak (oranye) ke inti (merah) dan akhirnya ke wilayah di mana "superfluida" ada (bola merah dalam).

Bukti Keberadaan Black Hole

zonahitamdunia.blogspot.com - Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Gambar Komposit menunjukkan supernova dalam galaksi M100 yang mungkin mengandung lubang hitam termuda yang dikenal di lingkungan kosmik kita. Lubang hitam akan menjadi sekitar 30 tahun dan lahir dari SN1976C supernova.

Bintang Meledak Menjadi Debu

zonahitamdunia.blogspot.com - Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Saat meneliti langit menggunakan teleskop, astronom Unioversitas Ohio State menemukan sebuah bintang sangat besar yang meledak menjadi debu. Kejadian ini membuktikan bahwa ada bintang yang sangat terang

Meledaknya Perut Sebuah Bintang

zonahitamdunia.blogspot.com - Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Team Astronomi dari Universitas Collorado meneliti hubungan antara bintang yang berbentuk cincin dengan Supernova 1987A.

Bintang Melepas Peluru Kosmik

zonahitamdunia.blogspot.com - Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Dalam gambar dapat dilihat ada peluru kosmis terlepas dari sebuah bintang meledak.

Bangkai Bintang Terkena angin

zonahitamdunia.blogspot.com - Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Sebuah gambar baru dari sinar-X Chandra NASA Observatory dan Spitzer Space Telescope menunjukkan berdebu sisa-sisa bintang runtuh. Gambar komposit G54.1 0,3 menunjukkan sinar-X dari Chandra dengan warna biru, dan data dari Spitzer dalam warna hijau (panjang gelombang lebih pendek inframerah) dan merah-kuning (lagi panjang gelombang inframerah). Para ilmuwan berpikir bahwa pulsar ( putih di tengah) sedang mengirim dari angin yang memanas sisa debu supernova.

Perbandingan Dua Ledakan

zonahitamdunia.blogspot.com - Ledakan Bintang Paling Menakjubkan Di Luar Angkasa

Perbedaan kedua gambar yaitu. Gambar kiri ledakan bintang besar, dan gambar kanan ledakan bintang kecil. Ledakan bintang kecil lebih simetris, sedangkan ledakan bintang besar tidak simetris (asimetris)
Like Fans Page Facebook Kami Disini
Follow Akun Twitter Kami Disini

Ilmuwan Kuak Misteri Monster Purba "Predator X"

Kehebohan yang terjadi saat Predator X diumumkan ke dunia tahun 2009 lalu. Reptil laut raksasa itu disebut memiliki panjang 15 meter dan berat lebih dari 40 ton.

Kekuatan gigitannya empat kali lipat dari Tyrannosaurus rex (T-Rex). Ia disebut-sebut sebagai mahluk purba paling mengerikan dan tak terkalahkan di lautan.


Kini, tiga tahun berselang, mahluk yang disebut Predator X akhirnya memiliki nama resmi. Juga deskripsi teknis, yang ternyata, faktanya tak sebegitu mengerikan.

Untuk diketahui, fosil pertama Predator X ditemukan di pulau Arktik, Svalbard. Berupa bagian ekor vertebrata, yang dielu-elukan sebagai temuan besar. Spesimen itu kemudian tenar dengan julukan Predator X, yang disejajarkan dengan "Monster".

Adalah tim dari University of Oslo Norwegia yang menemukan fosil dua pliosaurus -- reptil laut berleher pendek, berahang besar di Svalbard. Temuan pertama yang menghebohkan terjadi pada tahun 2004. Sementara temuan kedua antara tahun 2004 dan 2012.

Dalam Norwegian Journal of Geology, palaeontolog Espen Knutsen, Patrick Druckenmiller, dan Jørn Hurum mengumumkan nama resmi, yang kedengaran lebih wajar dari "Predator X": Pliosaurus funkei.

Para ahli mengakui, kurangnya fosil yang tersisa dari mahluk itu hanya menawarkan sedikit informasi tentang predator yang menduduki puncak rantai makanan itu saat masih hidup dan berkeliaran di lautan, jutaan tahun silam.

Ada dua spesimen Pliosaurus funkei yang digunakan sebagai dasar. Yang pertama diberi kode PMO 214,135, yang terdiri dari fosil fragmen rahang, beberapa tulang belakang bagian leher dan punggung, dan bagian dari sirip depan sebelah kanan.

Spesimen, kedua yang lebih besar diberi kode PMO 214,136. Ia mencakup bagian tengkorak belakang, cuilan tulang belakang, dan beberapa tulang terpisah yang belum teridentifikasi.

Upaya untuk mengetahui ukuran Pliosaurus funkei dipersulit oleh fosilnya yang tak utuh dan jauh dari lengkap. Para paleontologi hanya mampu memperkirakan ukuran mahluk itu, dengan cara membandingkan spesimen yang mereka miliki dengan ukuran mahluk pliosaurus lainnya.

Kedua spesimen itu diperkirakan memiliki panjang 50 kaki atau lebih dari 15 meter. Membuat pliosaurus sebagai makhluk terbesar yang pernah ditemukan. Namun saat temuan Pliosaurus funkei diumumkan, ukuran mahluk itu menyusut.

Paleontolog memperkirakan tengkorak lengkap PMO 214,136 berukuran antara 6 hingga 8 kaki atau 1,8 hingga 2,4 meter. Memang besar, tapi setara dengan ukuran pliosaurus lainnya. Spesimen lainnya bahkan berukuran lebih kecil.

Sementara, untuk membuat kisaran panjang tubuh keseluruhan masih sulit karena fosil yang tak lengkap. Tebakan tim Norwegia, Pliosaurus funkei memiliki panjang ekitar 33 sampai 42 kaki atau 10,05 hingga 12,8 meter, menempatkan mereka tepat di kisaran ukuran yang sama sebagai spesimen terbesar yang dikenal ilmu pengetahuan.

Namun jauh dari imej raksasa Predator X, Pliosaurus funkei hanya bisa digambarkan sebagai "salah satu pliosaurus terbesar yang ditemukan sejauh ini".

Dengan begitu banyak kesenjangan bukti, informasi tentang Pliosaurus funkei tetap tidak lengkap. Namun, yang pasti, fosil pliosaurus Svalbard alias Predator X itu tidak sespektakuler yang diharapkan. Para ahli saat ini memilih untuk lebih berhati-hati menyimpulkan lebih jauh tentang ekologi dan perilaku mahluk itu.



Sumber :
viva.co.id

 
Rating Artikel : 4.5
9 out of 10 based on 10 ratings. 99 orang.

Keberadaan TUHAN dari Kacamata Fisika, Sains Modern


TUHAN itu adanya bersifat awal dan akhir, artinya Tuhan tidak memiliki usia sebagaimana manusia yang memiliki batasan waktu tertentu untuk hidup. Dalam kitab suci juga disebutkan bahwa Tuhan  Maha Cahaya. Apa ini artinya? Marilah kita telaah dengan kacamata sains modern.

Ada satu dzat di dunia ini, yang sudah ada semenjak alam semesta lahir, tapi tidak pernah merayakan hari kelahirannya alias tak berumur. Itulah foton, atau partikel cahaya. Tapi, bagaimana mungkin? Mari kita telaah dengan teori relativitas khusus Einstein. Begitu mendengar teori relativitas khusus, ingatan kita spontan menuju konstanta kecepatan cahaya, kecepatan tercepat yang ada di jagad raya ini. Relativitas khusus mengatakan, ruang dan waktu, oleh Newtonian dianggap terpisah dan bernilai absolut, menyesuaikan diri mereka demi menjaga konstanitas kecepatan cahaya yang bernilai 3×108 meter/detik tersebut.

Dengan kata lain, dimensi waktu akan melambat atau mencepat, dan dimensi ruang akan memanjang atau memendek, sehingga kecepatan foton selalu bernilai sama. Konsep ini disimpulkan dengan satu kalimat, “Benda bergerak akan merasakan waktu melambat dan ruang memendek,”

Konsep ini tidaklah sederhana, saat Einstein mempostulatkannya padatahun 1905. Diperlukan puluhan tahun bagi para fisikawan untuk benar-benar bisa mengerti teori tersebut. Sekarang mari kita ulangi percobaan fantasi yang pernah Einstein lakukan untuk memahami bagaimana waktu melambat dan ruang memendek.

Bagaimana waktu melambat?

Bayangkan kita memiliki dua buah jam-foton Kerja jam-foton tersebut adalah sebagai berikut: sebuah foton terperangkap dalam dua buah cermin (yang merefleksikan cahaya yang datang). Foton ini akan bergerak maju-mundur membentur dua cermin tersebut. Kedua cermin ini kita lengkapi dengan sepesial detektor yang akan berbunyi: setiap kali foton menyentuh permukaannya.

Kecepatan cahaya 3×108 meter/detik berarti cahaya akan menempuh jarak sejauh 3×108 meter dalam satu detik. Jika dua cermin tadi terpisah sejauh 30 meter (d = 30 meter), maka total foton menabrak dua cermin tersebut adalah 107 kali tik. Dengan kata lain, setiap kali detektor kita berbunyi 107 tik berarti itu sama dengan satu detik.

Satu jam-foton berdiri diam di atas Bumi, sementara yang lain kita beri kecepatan v pada sumbu-x. Foton pada jam-foton yang diam (kita sebut foton #1) harus bergerak 30 meter untuk bisa menghasilkan 1 tik. Tapi fotonpada jam-foton yang bergerak (foton #2) harus begerak. Akibatnya, saat foton #1 sudah membuat 107 tik, foton #2 masih berjuang untuk menghasilkan tik yang sama. Saat foton #2 berhasil menghasilkan 107 tik, foton #1 sudah memulai perjalanan untuk menghasilkan 107 tik kedua. Artinya, benda yang bergerak akan merasakan waktu 1 detik lebih lama (waktu melambat) daripada saat dia diam.

Bagaimana ruang memendek?

Bayangkan kita punya sebuah mobil yang panjangnya diukur saat diam adalah 5 meter. Tugas kita sekarang adalah mengukur panjang mobil ini saat berjalan, sementara kita tetap diam di atas Bumi. Tentu kita tidak mengukur dengan meteran seperti yang kita lakukan saat mobil diam.

Cara yang terbaik adalah memakai stopwatch. Hidupkan stopwatch ketika ujung depan mobil menyentuh sebuah garis acuan dan matikan saat ujung belakangnya melewati garis itu. Jika kita bisa melakukan dengan akurat, maka waktu yang ditunjukkan stopwatch (t) berbanding lurus dengan panjang mobil (L), yaitu L = v*t, dengan v adalah kecepatan mobil tersebut.

Panjang mobil saat jalan bisa didapat dengan mudah karena kita punya data v dan t. Kalau percobaan itu dilakukan beberapa kali dengan meningkatkan kecepatan mobil, akan diperoleh hasil, semakin cepat pergerakan mobil maka semakin pendek panjang mobil. Kenapa demikian?

Dengan pemahaman waktu melambat di atas, hal ini lebih mudah dimengerti. Mobil yang berjalan akan mengalami perlambatan waktu. Semakin cepat dia bergerak, semakin lambat waktu yang dia rasakan, sehingga waktu yang diukur stopwatch semakin kecil. Dengan demikian, sesuai dengan L = v*t, panjang mobilpun semakin memendek.

Pergerakan dalam 4-Dimensi

Sejauh ini kesimpulan dari percobaan fantasi kita adalah semakin cepat benda bergerak, semakin melambat waktunya, dan semakin memendek ruangnya. Sekarang kita kembangkan kesimpulan itu untuk masuk dalam konsep ruang-waktu teori relativitas khusus.

Kita hidup dalam 4-dimensi, 3 dimensi ruang dan 1 dimensi waktu. Keempat dimensi ini dibutuhkan untuk memberikan koordinat lengkap sebuah objek di alam semesta ini. Misalnya saat menggambarkan keberadaan seseorang di Lantai 4 Sebuah Gedung Bertingkat (untuk menggambarkan 3 dimensi ruang), kita masih harus menyatakan pada pukul berapa orang itu ada di sana.

Sebuah objek sebenarnya bergerak di 4 dimensi ini. Sebuah mobil yang diam, tetap bergerak di dimensi waktu. Saat mobil ini dijalankan, maka pergerakannya di dimensi waktu ;harus dibagi dengan pergerakan di dimensi

ruang. Sehingga pergerakan di dimensi waktu berkurang: waktu melambat karena pergerakan benda di dimensi ruang, persis seperti yang kita buktikan percobaan jam-foton.

Logika tersebut mengantarkan kita pada pemikiran, untuk mencapai pergerakan maksimum di dimensi ruang maka pergerakan di dimensi waktu harus nol. Pada kondisi inilah kecepatan benda menempuh dimensi ruang bisa maksimal. Dan sesuai dengan teori relativitas khusus, bahwa kecepatan maksimal adalah kecepatan cahaya, segera kita sadari bahwa cahaya sama sekali tidak bergerak pada dimensi waktu. Dengan kata lain, foton tidak berumur. Foton yang dihasilkan semenjak alam semesta terbentuk sampai sekarang umurnya sama!

Bisa melewati kecepatan cahaya?

Ini terkait dengan salah satu formula teori relativitas khusus yang sangat terkenal: E=mc2, di mana E adalah energi, m adalah massa, dan c adalah konstanta kecepatan cahaya. Formula tersebut menjelaskan relasi langsung antara energi-massa (konservasi energi-massa). Sebuah objek dengan massa m bisa menghasilkan energi E sebesar mc2; dan karena c sebuah konstanta yang besar, massa yang kecil tetap akan menghasilkan energi yang besar.

Bayangkan, Hiroshima tahun 1945 hancur akibat energi yang dihasilkan 1ýari 2 pounds Uranium. Di sisi lain, formula ini memainkan peranan penting dalam pergerakan objek dalam 4-dimensi. Benda yang bergerak memiliki energi kinetik, semakin tinggi kecepatannya semakin besar energinya.

Saat kita paksa partikel muon mencapai kecepatan 99,9 kecepatan cahaya, muon memiliki energi yang besar. Karena konservasi energi-massa, energi tadi meningkatkan massa muon 22 kali lebih massif daripada massa-diamnya (0.11 MeV). Tentu saja semakin masif (pejal) benda, semakin susah untuk bergerak cepat. Ketika kecepatannya dinaikkan menjadi 99,999 kecepatancahaya, massanya bertambah 70.000 kali! Muon semakin masif dan semakin cenderung untuk tidak bergerak. Sehingga dibutuhkan energi yang tak berhingga untuk melewati kecepatan cahaya; jumlah energi yang tidak mungkin bagi sesuatupun yang ada di alam semesta ini: KECUALI JUMLAH ENERGI TUHAN.

KESIMPULAN:

Tuhan bukanlah cahaya. Dia adalah CAHAYA MAHA CAHAYA. Bila partikelcahaya/foton adalah sesuatu di dunia ini yang sudah ada semenjak alam semesta lahir dan tidak mengenal usia, maka TUHAN adalah DZAT YANG MAHA TIDAK MEMILIKI USIA (UMUR). Sama seperti foton, meskipun dimensi waktu akan melambat atau mencepat, dan dimensi ruang akan memanjang atau memendek, sehingga kecepatan partikel cahaya/foton ini selalu bernilai sama sehingga TUHAN TIDAK MENGENAL TEMPAT JAUH ATAU DEKAT. Bahkan TUHAN LEBIH DEKAT DARI RASA DEKAT. DIA BEBAS DARI BATASAN WAKTU DAN RUANG.

Dengan memakai cara berpikir/logika ILMU FISIKA saja TUHAN sudah bisa dinalar KEBERADAANNYA. Ini tentunya semakin melengkapi dan memperluas kajian agama-agama yang memberi jawaban eksak tentang keberadaan Tuhan.

Rating: 4.5

6 Ilmuwan Indonesia Mendunia "Lebih Terkenal Di Negeri Orang"

Banyak orang yang merasa malu dan tidak bangga menjadi bangsa Indonesia. Kondisi perekonomian dan tingkah laku elit dan politisi yang seringkali membuat ulah negatif terkadang membuat orang minder mengaku sebagai rakyat Indonesia. Kita tidak bisa menutup mata dengan kenyataan yang terjadi. Namun kita masih memiliki harapan bahwa ternyata ada rasa kebanggaan jika kita melihat para ilmuwan Indonesia yang menunjukan kehebatan mereka dan berkiprah di luar negeri.
Tahukah anda, negara kita ternyata memiliki banyak sosok ilmuwan yang memiliki kecerdasan luar biasa. Berbagai penelitian dan penemuan telah mereka lakukan. Hasil temuan mereka pun mendapat apresiasi mengagumkan di negeri orang. Tulisan ini sengaja dibuat untuk mengenal lebih dekat para ilmuwan, di mana mereka justru lebih terkenal di negara lain ketimbang di negara kelahiran mereka sendiri.
Seandainya negara kita bisa memberikan suatu penghargaan atau apresiasi atas jerih payah yang telah mereka lakukan. Para Ilmuwan ini adalah asset besar negara kita. Ilmu yang mereka miliki seharusnya diturunkan kepada generasi penerus bangsa ini. Sudah sepantasnya bila mendapatkan apresiasi atas temuan mereka yang sangat bermanfaat. Lihatlah, di negara lain mereka justru mendapatkan berbagai penghargaan atas keberhasilan mereka tersebut.
Berikut ini adalah sejumlah ilmuwan Indonesia yang telah memberikan bukti atas usaha mereka dalam menghasilkan sebuah temuan yang menakjubkan:

Prof . Dr. Mezak Arnold Ratag, Penemu Planetary Nebula Cluster.
Astronom lulusan ITB Bandung ini namanya telah diabadikan di 120 Planetary Nebula Cluster, termasuk Ratag-Ziljstra-Pottasch-Menzies dan Ratag-Pottasch cluster, yang telah ia temukan. The International Astronomical Union begitu menghargai karyanya pada Planetary Nebula yang merupakan sebuah langkah maju yang besar dalam ilmu pengetahuan. Ia juga menerima penghargaan tertinggi untuk kepeloporan kerjanya dalam model iklim.

Josaphat T.S Sumantyo, Penemu Radar 3 Dimensi

Dengan totalitas dan dedikasinya di bidang antena, sensor, dan radar, membuat Josh meraih berbagai penghargaan dari Chiba University, antara lain dari Nanohana Venture Competition Award, Nanohana Competition Award hingga Chiba University President Award.Josh juga pernah meraih penghargaan The Society of Instrument and Control Engineers (SICE) Remote Sensing Division Award. Anggota dari Society of Instrument and Control Engineers (SICE) sendiri adalah lembaga-lembaga besar seperti JAXA (lembaga antariksa Jepang), NICT (Institut Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Jepang), NIES (Institut Nasional Studi Lingkungan), ISAS (Institut Ilmu Pengetahuan Antariksa dan Astronotikal), universitas-universitas, serta perusahaan-perusahaan besar perlengkapan antariksa Jepang mulai dari Mitsubishi, Toshiba, dan NEC.

Dr. Johny Setiawan, Penemu Planet Baru HIP 13044b

Dr. Johny Setiawan merupakan lulusan doktor termuda di Albert-Ludwigs Universitas, Greiburg, Jerman. Ia adalah satu-satunya ilmuwan non Jerman yang menjadi Ketua Tim Proyek Max Planck Institute for Astronomy, di Heidelberg, Baden-Württemberg, Jerman sejak tahun 2003.
Profesinya sebagai seorang astronom menuntutnya untuk sering melakukan kegiatan pengamatan dari ketinggian 2400 M di tengah gurun terpencil bersuhu ekstrim, di Observatorium La Silla Chile, yang merupakan salah satu observatorium terbesar dunia di belahan bumi bagian selatan.

Dr. Warsito, Penemu Alat Pemindai (ECVT) 4 Dimensi

Dr. Warsito adalah seorang penemu yang mengembangkan teknologi pemindai atau Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) 4 Dimensi pertama di dunia. Ilmuwan muslim dari Indonesia ini juga sebagai pemilik paten ECVT yang didaftarkan di dokumen paten Amerika Serikat. Teknologi tersebut kini dipakai oleh Badan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration (NASA). ECVT adalah satu-satunya teknologi yang mampu melakukan pemindaian dari dalam dinding ke luar dinding seperti pada pesawat ulang-alik.

Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, Penemu Membran Sel Bahan Bakar;

Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, seorang peneliti madya pada Pusat Teknologi Material, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Doctor of Engineering lulusan dari Waseda University Tokyo Jepang ini memilih bidang Kimia Terapan, dan mendalami studi tentang polimer dan katalis untuk fuel cell. Pada tahun 2003 ia mendapat penghargaan Mizuno Award, dan Koukenkai Award dari universitasnya berkat hasil temuannya berupa katalis fuel cell baru yang menggunakan unsur Vanadium.

Prof. Dr. Khoirul Anwar, Penemu sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing).

Prof. Dr. Khoirul Anwar pemilik paten di Jepang atas sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) yang kini bekerja di Nara Institute of Science and Technology, Jepang. Dia mengurangi daya transmisi pada orthogonal frequency division multiplexing. Hasilnya, kecepatan data yang dikirim bukan menurun seperti lazimnya, melainkan malah meningkat. Hasil penelitiannya tersebut mampu menurunkan power sampai 5dB=100 ribu kali lebih kecil dari yang diperlukan sebelumnya.

Dr. Yogi Ahmad Erlangga, Penemu rumus matematika berdasarkan persamaan Herlmholtz guna pencarian sumber minyak bumi.

Yogi Ahmad Erlangga seorang ilmuwan muda Indonesia meraih gelar doktor dari Universitas Teknologi Delft, Belanda pada usia yang terbilang muda, 31 tahun. Dia sangat mencintai matematika. Di negeri kincir angin itu, dia dinobatkan sebagai doktor matematika terapan. Dan matematika itulah yang melambungkan Yogi Erlangga ke perusahaan minyak raksasa dunia. Rumus matematika yang dikembangkannya membuat ribuan insinyur minyak bisa bekerja cepat. Akurasi tinggi.
kompasiana.com
Rating: 4.5

Lagi, Para Ilmuwan Temukan Piramida Besar di Laut Segitiga Bermuda

Beberapa ilmuwan Amerika Serikat dan Perancis serta negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda,Samudera Atlantik. Hasil survery mereka menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora!.

Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter,tingginya 200 meter,dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter.Jika bicara tentang ukuran,piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat.

Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar,air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini,dan oleh karena itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut.Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.
Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan,lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat,dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat.

Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis,dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.
Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya.


Piramida ini bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos,medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.Struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro,yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.
Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut:
“Di atas bumi ada benua Asia,Eropa,Amerika Selatan,Amerika Utara,Oceania,Afrika dan benua Antartika,yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’.Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai sekarang,sudah ada sejarah puluhan juta tahun.


Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas,ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut,sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang,sudah bersejarah puluhan juta tahun.
http://unik-aneh.com
Namun dibanyak dasar laut,telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah,dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern,jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, mungkin misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.Rating: 4.5

Para Ahli Klaim Partikel Tuhan Akhirnya Ditemukan



Iblo.US - Setelah perburuan selama setengah abad para fisikawan akhirnya mengumumkan penemuan partikel sub-atomik yang disebut Higgs Boson atau Partikel Tuhan, Rabu.

Gemuruh sorak-sorai dan tepuk tangan menyambut presentasi bersejarah itu di Pusat Riset Nuklir Eropa (CERN) yang memaparkan data-data baru tentang partikel sub-atomik yang memberikan masa pada partikel itu.
 

Sejumlah ilmuwan veteran berambut putih tampak bercucuran air mata menyambut penemuan monumental itu.

Temuan baru itu "konsisten dengan Higgs boson yang telah lama dicari," tegas CERN dalam sebuah pernyataan. "Kami telah mencapai sebuah tonggak dalam pemahaman akan alam," imbuh Rolf Heuer, direktur CERN.

Meski demikian dia dan ilmuwan lain masih mewanti-wanti bahwa temuan itu masih harus diteliti untuk mengidentifikasi lebih jauh partikel tersebut.

"Sebagai awam saya akan mengatakan kita telah menemukannya, tetapi sebagai ilmuwan saya harus bilang, 'apa yang kita temukan?'" ujar Heuer dalam sebuah konfrensi pers.

"Kami telah menemukan sebuah boson dan kini kami harus menentukan boson jenis apa itu," imbuh dia.

Boson sendiri adalah adalah partikel non-benda yang bekerja sebagai pembawa gaya atau pembawa pesan yang bergerak di antara partikel benda.

Sementara Peter Higgs (83), seorang fisikawan pemalu yang pertama kali mengungkap teori dasar tentang partikel itu dan namanya kemudian menjadi nama partikel tersebut, tidak kuasa menunjukan kepuasannya.

"Saya tidak penah berharap ini akan terjadi di masa hidup saya dan saya akan meminta keluarga saya untuk menyimpan sampanye di kulkas," kata Higgs dalam pernyataanya.

Higgs duduk bersama Francois Englert (79), ilmuwan Belgia yang juga berkontribusi dalam teori itu.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya mengenang Robert Brout," kata Englert dengan mata berkaca-kaca, mengenang rekannya yang telah wafat pada 2011. Ia, Brout, dan Higgs adalah tiga orang pertama yang mengemukakan teori Partikel Tuhan itu.

Teori itu sendiri merupakan salah satu teori yang paling sukses di dunia fisika meski mempunyai sejumlah kelemahan. Salah satunya kelemahan terbesarnya karena tidak bisa menjelaskan mengapa sejumlah partikel mempunyai masa sedangkan yang lain, semisal cahaya, tidak.

Diajukan oleh Higgs dan sejumlah ilmuwan lain, boson itu diyakini terdapat dalam sebuah medan tidak terlihat, yang ada di semua tempat, dan diciptakan oleh "Big Bang" pada sekitar 14 miliar tahun silam.

Menurut teori itu partikel-partikel yang melewati medan Higgs akan melambat karena "menerima masa". Sebaliknya partikel lain, seperti cahaya, bisa melesat tanpa halangan.

CERN sendiri menggunakan laboratorium bawah tanah yang di dalamnya proton-proton ditabrakan dalam kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya sehingga menghasilkan pecahan-pecahan sub-atomik yang kemudian dianalisis untuk menemukan partikel Higgs.
 

Agar menghindari bias dalam hasil penelitiannya CERN melakukan eksperimen di dua laboratorium yang bekerja secara independen dan yang akhirnya berhasil menemukan partikel baru dengan masa sekitar 125 - 126 Gigaelectrovolts (GeV).

Kedua laboratorium itu mengatakan hasil eksperimen tersebut bersifat "lima sigma", yang berarti peluang kekeliruan matematis dalam dua penelitian itu hanya sebesar 0,00006 persen.
Rating: 4.5

Misteri UFO di Dasar Laut Baltik


Washington – Satu tahun sudah sebuah benda misterius ditemukan teronggok di dasar Laut Baltik. Kini benda yang diduga UFO tersebut diambil sampelnya oleh tim ekspedisi Swedia untuk diteliti lebih lanjut oleh para ahli.

Dilansir oleh HuffingtonPost, benda misterius ini terdeteksi pertama kali pada 19 Juni 2011 di dasar Laut Baltik pada kedalaman 300 kaki atau 91,44 meter. Tetapi karena kurangnya pendanaan sehingga tidak bisa dibentuk sebuah tim untuk menyaksikan benda itu secara langsung.Saat itu yang terdeteksi oleh alat sonar hanya sebuah objek berbentuk pipih, dan berbahan logam.

Setelah dilakukan pengamatan mendalam, ternyata benda ini terdeteksi berbentuk mirip kepala jamur, sisi-sisi bulat, dan tepian yang kasar. Tim ekspedisi pencari harta karun yang bernama OceanX pun kemudian menduga benda ini merupakan UFO.

"Awalnya kami mengira itu hanya batu biasa, tetapi ini sesuatu yang lain," kata Peter Lindberg, seorang penyelam dari tim OceanX.

Di pusat objek yang berdiameter 60 meter itu terdapat lubang yang bentuknya mirip telur. Di sekeliling lubang itu ditemukan bebatuan dalam formasi lingkaran. Menurut mereka batuan itu mirip ‘bekas perapian kecil’ dan batuan itu ditutupi oleh sesuatu yang mirip ‘jelaga’.

"Tidak pernah ada laporan aktivitas vulkanik di Laut Baltik, temuan ini menjadi semakin aneh. Sebagai orang awam kami hanya bisa berspekulasi bahwa itu terjadi karena faktor alam, tetapi ini adalah hal paling aneh yang pernah saya alami sebagai seorang penyelam profesional," lanjut Lindberg.

Sisa ‘jelaga’ itu juga membuat bingung Stefan Hogeborn, senior Lindberg di tim ekspedisi Ocean X.

"Selama 20 tahun berkarir di dunia penyelaman, dengan 6000 kali penyelaman, saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya. Normalnya, batu tidak terbakar," kata Hogeborn.

Menurutnya, gambar yang ada menunjukkan, adanya semacam lingkaran yang terdiri dari beberapa blok yang terbentuk oleh ‘jamur’ yang saling terkait dan membentuk lingkaran.

“Karena kami tak mendapat jawaban atas pertanyaan yang banyak orang tanyakan, kami pun mengambil sampelnya dan membawanya ke ahli untuk diteliti,” tutup Hogeborn.

Artikel Terkait di OktoNewsRating: 4.5

Arsip Blog