Wow Tujuh Juta Bunga Hiasi Taman Keukenhof

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA   
Lebih dari tujuh juta bunga mekar bersama di taman terbesar di dunia, Keukenhof atau juga dikenal dengan nama Taman Eropa. Di taman seluas 80 hektare ini terletak di bagian barat daya Amsterdam, belanda. Sejak 64 tahun silam, setiap musim semi tiba bunga-bunga yang mekar bersama selalu menjadi daya tarik para pelancong dari segala penjuru dunia.
 Taman Keukenhof
Keukenhof (yang dalam bahasa Belanda berarti Kebun Dapur) adalah sebuah taman bunga yang terletak di Lisse, Belanda, dan merupakan taman bunga terbesar di dunia. Menurut situs resmi Taman Keukenhof, terdapat tujuh juta kuntum bunga yang ditanam setahun sekali di taman tersebut.

Keukenhof terletak tepatnya di Holland Selatan, di antara kota Hillegom dan Lisse, di selatan Haarlem dan baratdaya Amsterdam. Dan dapat dijangkau dengan bus dari stasiun bus Haarlem atau Leiden. Taman ini terletak di daerah bernama Duin en Bollenstreek.

Taman ini dibuat pada tahun 1949 oleh calon wali kota Lisse, yang merupakan kota kecil di dekat Amsterdam. Yaitu untuk membuat sebuah pameran bunga agar penanam bunga dari penjuru Belanda dan Eropa dapat memamerkan bunga yang akan membantu Belanda sebagai eksportir bunga terbesar di dunia. Dalam waktu 50 tahun Keukenhof telah menjadi sebuah taman bunga terbesar di dunia.

Keukenhof dibuka setahun sekali pada minggu terakhir bulan Maret sampai pertengahan bulan Mei. Saat terbaik untuk melihat bunga tulip adalah pertengahan bulan April, tergantung pada cuaca. Pada tahun 2009 Keukenhof akan dibuka pada tanggal 19 Maret sampai 21 Mei. by:Wikipedia

Tahun ini, pameran mengambil tema Inggris Raya. Sesuai tema, susunan bunga dibuat mirip dengan Big Ben dan sejumlah tempat istimewa di Inggris. Dailymail melansir, Keukenhof pada abad 15 dikenal sebagai area berburu dengan kastil milik Count Hainaut di atasnya. Baru pada 1949 kawasan ini disulap menjadi sebuah taman bunga. (*)
 Homepage
Foto Lainnya:
 foto  foto  foto

Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Inilah Pollia condensata, Buah Penuh Warna


sangat-unikz.blogspot.com - Buah Paling Menyilaukan Di Dunia [Cek Gan!!!!!]
Buah menyilaukan yang tumbuh di hutan hujan di belantara Afrika, dinobatkan sebagai spesies alam paling berwarna yang pernah dikenal dalam dunia ilmu pengetahuan.

Ia adalah buah dari Pollia condensata, tanaman yang tumbuh dengan ketinggian kurang dari setengah meter di Ethiopia, Angola, dan Mozambik. Buahnya berbentuk bundar, kecil, dengan warna metalik seperti manik-manik.
sangat-unikz.blogspot.com - Buah Paling Menyilaukan Di Dunia [Cek Gan!!!!!]
Dr Beverley Glover dari Department of Plant Sciences, University of Cambridge mengatakan, "Pollia condensata telah berevolusi secara cerdas."

"Tanaman kecil ini sungguh fantastis, mampu membuat buahnya mengkilap, gemerlapan, multiwarna, menjadi sinyal yang menarik untuk burung di sekitarnya, tanpa membuang cadangan fotosintesis hanya untuk memberi makan burung," kata dia.

Seperti diketahui, tanaman membutuhkan bantuan mahluk lain, seperti serangga dan burung untuk menebar benih. "Ini evolusi yang sangat cerdas."


sangat-unikz.blogspot.com - Buah Paling Menyilaukan Di Dunia [Cek Gan!!!!!]
Meski buahnya tak punya nilai gizi, burung-burung tertarik pada warnanya yang terang. Mungkin dianggap indah untuk dekorasi sarang, atau untuk membuat pasangan mereka terkesan.

Yang juga mengesankan, warna buah Pollia condensata tak pudar oleh waktu. Para peneliti menemukan sampel buah di koleksi herbarium dari abad ke-19, yang masih mengkilap dan berwarna-warni seperti yang ada di alam.

Jadi inspirasi

Tak hanya menimbulkan decak kagum, Pollia condensata bisa jadi inspirasi untuk manusia. "Dengan mengambil inspirasi dari alam, kita bisa memanfaatkan kecerdasan kita untuk memanfaatkan material yang melimpah, murah, dan berkelanjutan seperti selulosa," kata Dr Silvia Vignolini dari Departemen Fisika University of Cambridge.

Dia meyakini, selulosa seperti pada Pollia condensata bisa digunakan untuk membuat produk pewarna untuk kepentingan industri. Misalnya, menggunakan selulosa berbasis struktur nano dengan warna struktural sebagai pengganti pewarna beracun dan pewarna makanan.
Rating: 4.5

Arsip Blog