kisah Pep, Anjing Yang Divonis Seumur Hidup

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA   
 
 [ Zhd] - Ini kisah tahun 1924 di Pennsylvania, Amerika Serikat. Ada seekor anjing yang menimbulkan simpati massa. Anjing jenis labrador itu dilaporkan sebuah media divonis penjara seumur hidup karena membunuh seekor kucing.

Dikisahkan Daily Mail pekan ini, kala itu koran tersebut memberitakan anjing hitam bernama Pep ini membunuh kucing milik istri Gubernur Pennsylvania kala itu Gifford Pinchot. Dalam sebuah foto, Pep terlihat mengenakan nomor tahanan di lehernya.

 
Koran kala itu menggambarkan kisah Pep berlebihan. Dikatakan bahwa Pep sama sekali tidak memperlihatkan wajah bersalah atas tindakannya. Dia dikirim ke penjara seumur hidup tanpa ada kesempatan bebas dengan jaminan.

Berita ini sempat membuat heboh Pennsylvania kala itu. Ribuan surat berdatangan ke meja Pinchot, mengecam tindakannya yang dinilai kejam pada Pep. Namun bukan itu yang sebenarnya terjadi.

Putra Pinchot mengatakan bahwa Pep difitnah oleh media. Dia mengatakan bahwa Pep bukanlah pembunuh kucing. Kejahatannya satu-satunya adalah merusak sofa dan kursi dengan menggigitinya. 

Menurutnya, Pep adalah pemberian dari keponakan Pinchot, seorang peternak anjing labrador. Pep lantas menjadi kesayangan keluarga. Namun, pada awal 1924, dia mulai bandel dan merusak sofa. Akhirnya Pinchot mengirimkannya di penjara di Maine.

Di penjara ini, Pep bukan sebagai tahanan, tapi penghibur bagi para napi. Pep dijadikan alat terapi bagi napi bermasalah. Akhirnya, Pep menjadi peliharaan kesayangan para napi. Dia mati beberapa tahun kemudian karena sebab yang alami.

Walaupun keluarga Pinchot berkali-kali memberikan klarifikasi atas kisah bohong itu. Namun, kisah Pep Anjing yang divonis seumur hidup ternyata lebih menarik. Terbukti dari dicetak ulangnya cerita Pep di koran tersebut.
Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kisah Pilu Pria yang Terdampar di Airport Selama 2 Bulan

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA 


ZHD-Seorang pria merasakan kepiluan hidup selama dua bulan karena ‘terdampar’di airport tanpa memiliki uang.
Ya dialah Rodrigo Ben-Azul berkebangsaan Spanyol.
 
Ben-Azul mengatakan kepada TV Chili Megavision stasiun bahwa ia datang ke Chili untuk menyelesaikan perselisihan di keluarganya. Tapi sayangnya, setelah urusannya selesai, Ia tak bisa pulang lagi ke negaranya.
Berdasarkan laporan koran lokal PubliMetro, Wajahnya sungguh familiar di airport, karena Ia sering keliaran untuk mencari makanan dan puntung rokok.
Permasalahan utama Rodrigo adalah uang. Yak, jadi selama dua bulan itu Ia berusaha untuk mencari uang melalui usaha jasa yang Ia lakukan. Mulai dari mengangkat koper hingga pekerjaan jasa ringan lainnya yang ujung-ujungnya menghasilkan uang.

 Penantiannya selama itu Rodrigo lakukan bukan tanpa alasan apa-apa, Dia telah menghabiskan dua bulan terakhir tidur di sudut-sudut bangunan luas. tapi semuanya Ia lakukan demi menunggu kiriman uang dari keluarganya, agar Ia bisa kembali ke Spanyol.
 
Rodrigo Ben-Azul:
[http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto [http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto [http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto

Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kisah Heroik TKW Sarini di Negeri Formosa

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA   

Sarini, TKW Indonesia di Taiwan.
ZHD -Bicara soal Tenaga Kerja Wanita Indonesia di luar negeri biasanya selalu mengisahkan kabar menyedihkan. Ada yang menghadapi penyiksaan, pemerkosaan, hingga hukuman mati. Namun, kisah yang datang dari Taiwan kali ini sungguh berbeda, karena bukan mengabarkan duka nestapa melainkan justru kisah heroik.
 
Kisah heroiknya dalam menyelamatkan orang yang dia rawat, dengan mempertaruhkan nyawa sendiri, mengundang perhatian yang cukup tinggi di kalangan media massa akhirnya mendapat penghargaan, baik dari pemerintah setempat maupun dari kantor perwakilan Indonesia di sana.

Perempuan itu bernama Sarini, seorang TKW yang bekerja di Taiwan. Dia nekat terjun ke sungai untuk menyelamatkan seorang majikannya yang nyaris tenggelam. Aksi heroiknya ini banyak mendapat sorotan dari media setempat. Sarini pun dielu-elukan sebagai pahlawan perempuan setempat.

Baik pemerintah negeri Formosa (sebutan Taiwan) maupun Indonesia antusias mengabarkan kisah inspiratif itu. Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) di Jakarta. Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei pun memuat kisah Sarini di laman resmi.

Kebijakan “Satu China” menyebabkan Indonesia sampai kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, sehingga tidak ada kedutaan besar di sana. Namun ketiadaan hubungan diplomatik itu tidak menghalangi kian eratnya hubungan ekonomi dan perdagangan kedua pihak.

Bagi pekerja migran asal Indonesia, Taiwan merupakan salah satu tempat favorit untuk bekerja karena memiliki sistem perlindungan hukum yang baik dan rata-rata kalangan majikan di sana patuh hukum dan tidak memperlakukan pekerja asing secara semena-mena.

Sarini, ungkap TETO, adalah TKW asal Indramayu, Jawa Barat, yang sejak Maret 2013 mulai bekerja di Kecamatan Tian Chong, Kabupaten Chang Hua, untuk merawat seorang nenek bernama Tsai. KDEI mengungkapkan nama lengkap majikan Sarini adalah Huang Zhang Wei, yang pernah mengalami operasi akibat kanker payudara.

Selain penyakit tersebut, kaki perempuan sepuh itu juga sering sakit hingga tidak mampu berjalan normal kembali. Majikan Sarini sering mengeluh sakit kakinya, bahkan sering mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidup. Sarini selalu membesarkan hati majikan agar tetap bersemangat untuk melanjutkan hidup.
Kisah heroik Sarini bermula ketika dia mendorong kursi roda sang nenek jalan-jalan di suatu taman pada Rabu lalu, 17 April 2013. Dia memang selalu mengajak majikannya jalan-jalan dengan kursi roda di sekitar rumah.

Namun, pada hari itu, tanggal 17 April 2013, majikan ingin diantar jalan-jalan yang agak jauh dari rumah, sembari melihat pemandangan. Tiba di pinggir sungai, majikan minta berhenti untuk istirahat, Sarini memberhentikan kursi roda. Majikan berdiri sesaat, namun tak dinyana dengan cepat dia lompat ke sungai yang yang arus airnya deras sekali.

Jelas saja sang nenek terseret arus deras. Sambil berteriak “jangan”, Sarini spontan ikut terjun ke sungai untuk menyelamatkannya padahal dia sendiri pun tidak bisa berenang. Sarini terbawa arus air hingga sejauh 42 meter dan akhirnya berhasil menangkap majikannya.

Sarini, yang mengalami cedera di tangan dan kaki akibat aksi beraninya itu, berhasil memeluk erat sang nenek. Keduanya sempat bergelut di dalam air selama 10 menit.

Dalam keadaan panik, Sarini menangis dan berteriak minta tolong sebelum warga dan tim penyelamat datang menolong. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Ren He di Chang Hua karena menelan banyak air sungai. Hingga Selasa kemarin, keduanya masih dalam perawatan intensif.

Selain dari pemberitaan media massa setempat, Sarini menceritakan kembali kisah dramatis itu dalam pertemuan dengan para perwakilan KDEI dan pejabat Taiwan beberapa hari kemudian setelah dirinya pulih.
Kondisi Sarini saat ini, ungkap KDEI, agak trauma dan khawatir majikannya akan melakukan percobaan bunuh diri lagi. Namun, seluruh keluarga majikan sangat menyayangi Sarini, sehingga Sarini masih bersedia meneruskan bekerja di rumah majikan tersebut.

Mempertaruhkan nyawa demi menolong orang lain ramai disiarkan oleh stasiun televisi dan pemberintaan dari media cetak Taiwan. Penyelamatan Sarini itu, ungkap TETO, mendapat tanggapan yang luar biasa dari masyarakat Taiwan.

Sarini juga mendapat penghargaan dari pemerintah lokal Taiwan maupun kantor perwakilan dagang Indonesia di Taipei. Kepala Pekerjaan dan Pelatihan Komite Buruh Taiwan Lin San-gui, pejabat Kabupaten Changhua Yang Zhang Zhong, dan Kepala Kantor Perwakilan Indonesia untuk Taipei, Ahmad Syafri Nurmatias, serta Kepala Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei, Sri Setiawati, pada 22 April lalu bersama-sama berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk Sarini dan majikannya.

Selain mendengarkan cerita langsung dari Sarini, para pejabat juga memberinya penghargaan berupa uang tunai, yang nilainya tidak disebutkan.

Lin Sangui dan Yang Zhang Zhong memuji dan menyatakan terkesan dengan perbuatan Sarini. Meskipun baru sebulan lebih bekerja di Taiwan, dia mencintai nenek itu seperti keluarganya sendiri.

Lin Sangui dan Yang Zhang Zhong berharap Sarini cepat sembuh, selain itu mereka juga memberi Sarini hadiah dan penghargaan. Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Jakarta, pada 23 April memberitahu kejadian ini kepada kakak Sarini di Indonesia, Karnesih, dan kakak iparnya, Nurdianto. “Karnesih sangat bangga terhadap adiknya dan dia berharap Sarini bekerja di Taiwan dengan baik,” ungkap TETO.

Kisah Sarini dan majikannya ini turut memberi citra positif pekerja Indonesia di Taiwan. Indonesia adalah sumber pekerja asing terbesar di sana.

Saat ini ada lebih dari 200 ribu pekerja Indonesia yang bekerja di Taiwan, ungkap TETO. Di negeri ini mereka mendapat perlindungan upah minimum setara dengan tenaga kerja lokal dan juga dapat memiliki asuransi kesehatan masyarakat Taiwan.

Seiring dengan pertumbuhan hubungan ketenagakerjaan antara Taiwan dan Indonesia, Divisi Visa Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia, sudah menjadi divisi visa terbesar pemerintah Taiwan di luar negeri. Setiap tahun, mereka menangani lebih dari 130 ribu aplikasi visa, di mana sekitar 80 ribu di antaranya adalah adalah visa tenaga kerja.
 

Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kisah 5 Perampokan Tersial Di Dunia

zonahitamdunia.blogspot.com - Tindak kejahatan biasanya sudah direncanakan dengan matang, atau malah sebaliknya, terjadi secara mendadak, namun pelakunya sama-sama berpikir agar tidak sial sebab kelakuannya itu.
Namun di beberapa tempat, penjahat melakukan tindakan terbilang bodoh. Ada yang merampok rumah duka. Ada pula yang hendak merampok rumah dipenuhi atlet karate dan hitam, ini jelas menggelikan.

Dilansir dari situs oddee, berikut lima pelaku kejahatan paling bodoh didunia

1. Pencuri hendak menggasak rumah dipenuhi atlet karate

Kisah 5 Perampokan Tersial Di Dunia [ http://zonahitamdunia.blogspot.com ]

Seorang pencuri di Kota Manizales, Kolombia, bernasib apes sebab ternyata rumah yang menjadi sasarannya milik atlet karate nasional sabuk hitam Cristian Garces. Di rumah itu ternyata dia juga melatih beberapa murid dengan tingkatan hampir sama dengannya.

Sudah bisa diduga, pencoleng itu babak belur dihajar Garces dan murid-muridnya, padahal dia sempat membawa beberapa barang berharga namun ketahuan. Penjahat itu diikat sementara Garces menelepon polisi.

2. Perampok rumah duka

Kisah 5 Perampokan Tersial Di Dunia [ http://zonahitamdunia.blogspot.com ]

Ada-ada saja ulah perampok di rumah duka di Kota Burjassot, Spanyol ini. Aksinya ketahuan oleh polisi namun dia masih berusaha mengadali aparat dengan berpura-pura mati.

Namun polisi dengan sangat mudah menemukan dia lantaran si perampok mengenakan busana berantakan. Sementara mayat sedang disemayamkan biasanya telah rapi.

Ulah pencoleng itu ketahuan warga sekitar yang mendengar suara berisik tengah malam di rumah duka itu. Aparat tiba bersama pemilik rumah dan mendapati si perampok pura-pura terbujur kaku dalam sebuah peti mati.

3. Perampok menelepon untuk memastikan ketersediaan uang

Kisah 5 Perampokan Tersial Di Dunia [ http://zonahitamdunia.blogspot.com ]

Ulah perampok satu ini tidak kalah bodohnya. Daniel Glen asal Kota Ontario, Kanada, menelepon pihak toko untuk memastikan apakah ada uang di mesin kasir. Kocaknya lagi dia mengutarakan niat hendak merampok dan dia tidak ingin usahanya sia-sia lantaran mesin duit itu kosong.

Aksinya itu ternyata sudah dua kali dia lakukan. Namun di kejadian sebelumnya dia sukses.

4. Perampok ini menulis namanya di tempat kejadian

Kisah 5 Perampokan Tersial Di Dunia [ http://zonahitamdunia.blogspot.com ]

Ingin eksis dan cepat terkenal seorang remaja 18 tahun bernama Peter Addison asal Kota Stockport, Inggris, malah menuliskan namanya di dinding rumah yang dia rampok bersama rekannya, Mark Ridgeway. Mereka membawa barang-barang porselen berharga mahal serta semprotan pemadam kebakaran.

Dia bahkan menuliskan namanya besar-besar di papan putih dengan spidol hitam, Peter Addison pernah kesini. Setengah jam setelah kejadian, Addison dengan mudah ditangkap polisi. Dia juga dikenal sebagai remaja biang onar di lingkungannya.

5. Perampok masuk ke rumah atlet anggar

Kisah 5 Perampokan Tersial Di Dunia [ http://zonahitamdunia.blogspot.com ]

Seorang pencuri bernama Pal Nagy di Ibu Kota Budapest, Hungaria memanjat tembok dan berusaha menggasak rumah seorang atlet anggar irgine Ujlaky. Mengetahui hal itu, perempuan 25 tahun juga mengkoleksi beberapa pedang di rumahnya langsung mengambil beberapa koleksinya dan mengayunkan ke arah Nagy.

Dalam sekejap pedang-pedang itu mengunci si pencuri dengan membenamkan beberapa bagian busana ke dinding. Salah satu pedang dipegang oleh Ujlaky mengarah tepat ke tenggorokan Nagy. Sementara sang atlet ternyata menghadapi kompetisi minggu depan malah menjadikan peristiwa itu sebagai latihan yang menyenangkan.
Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kisah Dibalik Meninggalnya Tiga Presiden Indonesia

zonahitamdunia.blogspot.com

Inilah Kisah Dibalik Meninggalnya Tiga Presiden Indonesia

Soekarno

Soekarno
Ir. Soekarnoadalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966.Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.

Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila.

Soekarno lahir di Surabaya Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun
Kesehatan Soekarno sudah mulai menurun sejak bulan Agustus 1965.Sebelumnya, ia telah dinyatakan mengidap gangguan ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina, Austria tahun 1961 dan 1964.Prof. Dr. K. Fellinger dari Fakultas Kedokteran Universitas Wina menyarankan agar ginjal kiri Soekarno diangkat tetapi ia menolaknya dan lebih memilih pengobatan tradisional.Ia masih bertahan selama 5 tahun sebelum akhirnya meninggal pada hari Minggu, 21 Juni 1970 di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta dengan status sebagai tahanan politik.

Jenazah Soekarno pun dipindahkan dari RSPAD ke Wisma Yasso yang dimiliki oleh Ratna Sari Dewi.Sebelum dinyatakan wafat, pemeriksaan rutin terhadap Soekarno sempat dilakukan oleh Dokter Mahar Mardjono yang merupakan anggota tim dokter kepresidenan.Tidak lama kemudian dikeluarkanlah komunike medis yang ditandatangani oleh Ketua Prof. Dr. Mahar Mardjono beserta Wakil Ketua Mayor Jenderal Dr. (TNI AD) Rubiono Kertopati.

Komunike medis tersebut menyatakan hal sebagai berikut:
  1. Pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 1970 jam 20.30 keadaan kesehatan Ir. Soekarno semakin memburuk dan kesadaran berangsur-angsur menurun.
  2. Tanggal 21 Juni 1970 jam 03.50 pagi, Ir. Soekarno dalam keadaan tidak sadar dan kemudian pada jam 07.00 Ir. Soekarno meninggal dunia.
  3. Tim dokter secara terus-menerus berusaha mengatasi keadaan kritis Ir. Soekarno hingga saat meninggalnya.
Walaupun Soekarno pernah meminta agar dirinya dimakamkan di Istana Batu Tulis, Bogor, namun pemerintahan Presiden Soeharto memilih Kota Blitar, Jawa Timur, sebagai tempat pemakaman Soekarno.Hal tersebut ditetapkan lewat Keppres RI No. 44 tahun 1970.Jenazah Soekarno dibawa ke Blitar sehari setelah kematiannya dan dimakamkan keesokan harinya bersebelahan dengan makam ibunya.Upacara pemakaman Soekarno dipimpin oleh Panglima ABRI Jenderal M. Panggabean sebagai inspektur upacara.Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung selama tujuh hari.

Meninggalnya sang proklamator kemerdekaan Indonesia sampai sekarang menyisakan misteri. Perawatan penyakit, masalah pemakaman dan pembatasan keluarga Soekarno sampai sekarang menjadi cerita yang tidak pernah selesai dan menjadi kontroversi dan misteri

Kesehatan Soekarno sudah mulai menurun sejak bulan Agustus 1965. Sebelumnya, ia telah dinyatakan mengidap gangguan ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina, Austria tahun 1961 dan 1964. Prof. Dr. K. Fellinger dari Fakultas Kedokteran Universitas Wina menyarankan agar ginjal kiri Soekarno diangkat tetapi ia menolaknya dan lebih memilih pengobatan tradisional. Ia masih bertahan selama 5 tahun sebelum akhirnya meninggal pada hari Minggu, 21 Juni 1970 di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta dengan status sebagai tahanan politik.Jenazah Soekarno pun dipindahkan dari RSPAD ke Wisma Yasso yang dimiliki oleh Ratna Sari Dewi.

Sebelum dinyatakan wafat, pemeriksaan rutin terhadap Soekarno sempat dilakukan oleh Dokter Mahar Mardjono yang merupakan anggota tim dokter kepresidenan. Tidak lama kemudian dikeluarkanlah komunike medis yang ditandatangani oleh Ketua Prof. Dr. Mahar Mardjono beserta Wakil Ketua Mayor Jenderal Dr. (TNI AD) Rubiono Kertopati.

Namun jauh sebelum pertemuan itu, Kartono bertemu Wu Jie Ping, dokter yang pernah merawat Soekarno di Hong Kong. Wu mengungkapkan bahwa Soekarno hanya mengalami stroke ringan akibat penyempitan sesaat di pembuluh darah otak saat diberitakan sakit pada awal Agustus 1965, dan sama sekali tidak mengalami koma seperti isu yang beredar. Ini menepis spekulasi bahwa Soekarno tidak akan mampu menyampaikan pidato kenegaraan pada peringatan hari proklamasi 17 Agustus 1965.

Dan nyatanya, Soekarno tetap hadir pada peringatan detik-detik proklamasi 17 Agustus itu di Istana Merdeka, lengkap dengan tongkat komandonya.

Ruangan intensive care RSPAD Gatot Subroto dipenuhi tentara sejak pagi. Serdadu berseragam dan bersenjata lengkap bersiaga penuh di beberapa titik strategis rumah sakit tersebut. Tak kalah banyaknya, petugas keamanan berpakaian preman juga hilir mudik di koridor rumah sakit hingga pelataran parkir.
Sedari pagi, suasana mencekam sudah terasa. Kabar yang berhembus mengatakan, mantan Presiden Soekarno akan dibawa ke rumah sakit ini dari rumah tahanannya di Wisma Yaso yang hanya berjarak lima kilometer.

Derik-detik menjelang kematian Soekarno dimula ketika di dalam ruang perawatan yang sangat sederhana untuk ukuran seorang mantan presiden, Soekarno tergolek lemah di pembaringan. Sudah beberapa hari ini kesehatannya sangat mundur. Sepanjang hari, orang yang dulu pernah sangat berkuasa ini terus memejamkan mata. Suhu tubuhnya sangat tinggi. Penyakit ginjal yang tidak dirawat secara semestinya kian menggerogoti kekuatan tubuhnya.

Lelaki yang pernah amat jantan dan berwibawa—dan sebab itu banyak digila-gilai perempuan seantero jagad, sekarang tak ubahnya bagai sesosok mayat hidup. Tiada lagi wajah gantengnya. Kini wajah yang dihiasi gigi gingsulnya telah membengkak, tanda bahwa racun telah menyebar ke mana-mana. Bukan hanya bengkak, tapi bolong-bolong bagaikan permukaan bulan.

Mulutnya yang dahulu mampu menyihir jutaan massa dengan pidato-pidatonya yang sangat memukau, kini hanya terkatup rapat dan kering. Sebentar-sebentar bibirnya gemetar. Menahan sakit. Kedua tangannya yang dahulu sanggup meninju langit dan mencakar udara, kini tergolek lemas di sisi tubuhnya yang kian kurus.
Megawati, anak sulungnya dari Fatmawati diizinkan tentara untuk mengunjungi ayahnya. Menyaksikan ayahnya yang tergolek lemah dan tidak mampu membuka matanya, kedua mata Mega menitikkan airmata. Bibirnya secara perlahan didekatkan ke telinga manusia yang paling dicintainya ini. “Pak, Pak, ini Ega…” Senyap.

Ayahnya tak bergerak. Kedua matanya juga tidak membuka. Namun kedua bibir Soekarno yang telah pecah-pecah bergerak-gerak kecil, gemetar, seolah ingin mengatakan sesuatu pada puteri sulungnya itu. Soekarno tampak mengetahui kehadiran Megawati. Tapi dia tidak mampu membuka matanya. Tangan kanannya bergetar seolah ingin menuliskan sesuatu untuk puteri sulungnya, tapi tubuhnya terlampau lemah untuk sekadar menulis. Tangannya kembali terkulai. Soekarno terdiam lagi.

Melihat kenyataan itu, perasaan Megawati amat terpukul. Air matanya yang sedari tadi ditahan kini menitik jatuh. Kian deras. Perempuan muda itu menutupi hidungnya dengan sapu tangan. Tak kuat menerima kenyataan, Megawati menjauh dan limbung. Mega segera dipapah keluar. Jarum jam terus bergerak. Di luar kamar, sepasukan tentara terus berjaga.lengkap dengan senjata.

Malam harinya ketahanan tubuh seorang Soekarno ambrol. Dia coma. Antara hidup dan mati. Tim dokter segera memberikan bantuan seperlunya.
Keesokan hari, mantan wakil presiden Muhammad Hatta diizinkan mengunjungi kolega lamanya ini. Hatta yang ditemani sekretarisnya menghampiri pembaringan Soekarno dengan sangat hati-hati. Dengan segenap kekuatan yang berhasil dihimpunnya, Soekarno berhasil membuka matanya. Menahan rasa sakit yang tak. terperi, Soekarno berkata lemah. “Hatta.., kau di sini..?” Yang disapa tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Namun Hatta tidak mau kawannya ini mengetahui jika dirinya bersedih. Dengan sekuat tenaga memendam kepedihan yang mencabik hati, Hatta berusaha menjawab Soekarno dengan wajar. Sedikit tersenyum menghibur. “Ya, bagaimana keadaanmu, No?”

Hatta menyapanya dengan sebutan yang digunakannya di masa lalu. Tangannya memegang lembut tangan Soekarno. Panasnya menjalari jemarinya. Dia ingin memberikan kekuatan pada orang yang sangat dihormatinya ini. Bibir Soekarno bergetar, tiba-tiba, masih dengan lemah, dia balik bertanya dengan bahasa Belanda. Sesuatu yang biasa mereka berdua lakukan ketika mereka. masih bersatu dalam Dwi Tunggal. “Hoe gaat het met jou…?” Bagaimana keadaanmu? Hatta memaksakan diri tersenyum. Tangannya masih memegang lengan Soekarno.

Soekarno kemudian terisak bagai anak kecil. Lelaki perkasa itu menangis di depan kawan seperjuangannya, bagai bayi yang kehilangan mainan. Hatta tidak lagi mampu mengendalikan perasaannya. Pertahanannya bobol. Airmatanya juga tumpah. Hatta ikut menangis. Kedua teman lama yang sempat berpisah itu saling berpegangan tangan seolah takut berpisah.

Hatta tahu, waktu yang tersedia bagi orang yang sangat dikaguminya ini tidak akan lama lagi. Dan Hatta juga tahu, betapa kejamnya siksaan tanpa pukulan yang dialami sahabatnya ini. Sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh manusia yang tidak punya nurani. “No…” Hanya itu yang bisa terucap dari bibirnya. Hatta tidak mampu mengucapkan lebih. Bibirnya bergetar menahan kesedihan sekaligus kekecewaannya. Bahunya. terguncang-guncang. Jauh di lubuk hatinya, Hatta sangat marah pada penguasa baru yang sampai hati menyiksa bapak bangsa ini.

Walau prinsip politik antara dirinya dengan Soekarno tidak bersesuaian, namun hal itu sama sekali tidak merusak persabatannya yang demikian erat dan tulus. Hatta masih memegang lengan Soekarno ketika kawannya ini kembali memejamkan matanya. Jarum jam terus bergerak. Merambati angka demi angka.
Sehari setelah pertemuan dengan Hatta, kondisi Soekarno yang sudah buruk, terus merosot. Putera Sang Fajar itu tidak mampu lagi membuka kedua matanya. Suhu. badannya terus meninggi. Soekarno kini menggigil. Peluh membasahi bantal dan piyamanya.

Malamnya Dewi Soekarno dan puterinya yang masih berusia tiga tahun, Karina, hadir di rumah sakit. Soekarno belum pernah sekali pun melihat anaknya.

Minggu pagi, 21 Juni 1970. Dokter Mardjono, salah seorang anggota tim dokter. kepresidenan seperti biasa melakukan pemeriksaan rutin. Bersama dua orang. paramedis, Dokter Mardjono memeriksa kondisi pasien istimewanya ini. Sebagai seorang dokter yang telah berpengalaman, Mardjono tahu waktunya tidak akan lama lagi. Dengan sangat hati-hati dan penuh hormat, dia memeriksa denyut nadi Soekarno.

Dengan sisa kekuatan yang masih ada, Soekarno menggerakkan tangan kanannya, memegang lengan dokternya. Mardjono merasakan panas yang demikian tinggi dari tangan yang amat lemah ini. Tiba-tiba tangan yang panas itu terkulai. Detik itu juga Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya. Kedua matanya tidak pernah mampu lagi untuk membuka. Tubuhnya tergolek tak bergerak lagi. Kini untuk selamanya.

Soeharto

Soeharto
Jend. Besar TNI Purn. Haji Muhammad Soeharto, adalah Presiden Indonesia yang kedua (1967-1998), menggantikan Soekarno. Di dunia internasional, terutama di Dunia Barat, Soeharto sering dirujuk dengan sebutan populer “The Smiling General” karena raut mukanya yang selalu tersenyum di muka pers dalam setiap acara resmi kenegaraan.

Soeharto lahir di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni 1921 dan  meninggal di Jakarta, 27 Januari 2008 pada umur 86 tahun.

Usaha untuk mengadili Soeharto gagal karena kesehatannya yang memburuk. Setelah menderita sakit berkepanjangan, ia meninggal karena kegagalan organ multifungsi di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2008.

Di tengah upaya membela diri berkaitan dengan kasus penyalahgunaan kekuasaan, Soeharto terkena serangan stroke ringan dan dirawat selama sepuluh hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta pada 20 Juni 1999.
Pada 14 Agustus 1999, Soeharto dirawat untuk kedua kalinya di RSPP selama lima hari, karena pendarahan pasa usus. Pada 7 Mei 2006, Soeharto kembali masuk RSPP dan menjalani operasi pembedahan untuk menghentikan pendarahan pada saluran cerna oleh tim dokter terpadu.

Soeharto kembali dirawat di RSPP karena kadar hemoglobin rendah, tekanan darah turun, dan ada penimbunan cairan sehingga tubuhnya membengkak. Setelah dirawat 245 hari sejak 4 Januari 2008, Soeharto meninggal dunia pada 27 Januari 2008 akibat kegagalan multi-organ.

Minggu, 27 Januari 2008 pukul 13.10 WIB, 27 Januari 2008 di hari ke-24 dirawat di RSPP (Jakarta), mantan Presiden Soeharto dipanggil Sang Khalik. Kepastian kabar wafatnya Soeharto bukan disampaikan oleh keluarga, pengacara, dokter, atau pejabat negara. Kabar itu disampaikan langsung dan pertama kali kepada wartawan oleh Kepala Kepolisian Sektor Kebayoran Baru Komisaris Dicky Sondanidi depan lobi utama RSPP sepuluh menit setelah Soeharto wafat.

Keterangan resmi Soeharto meninggal baru disampaikan Siti Hardiyanti Hastuti Indra Rukmana (Tutut) bersama dua adiknya dan Tim Dokter Kepresidenan pada pukul 13.45 WIB pada hari Minggu tanggal 27 Januari 2008. Suasana di RSPP pada akhir pecan itu sepi.

Wartawan yang meliput berita tentang mantan orang kuat di Indonesia itu pun tidak banyak. Sejak dinyatakan Soeharto dalam keadaan kritis, wartawan mulai berdatangan. Di sekitar lobi utama RSPP suasana berubah tegang ketika lima tentara lewat di antara tempat parkir mobil. Semua kameramen televise langsung bergerak ke depan rumah sakit.

Komisaris Dicky Sondani yang datang ke RSPP sekitar pukul 12.30 WIB terlihat mondar-mandir. Sebentar masuk ke dalam rumah sakit, kemudian keluar lagi. Awalnya, puluhan wartawan yang berjaga tidak menghiraukan kehadiran Kapolres Kebayoran Baru, Jakarta tersebut. Para wartawan menganggap bahwa Dicky sedang berjaga-jaga untuk menanti kehadiran pejabat negara.

Rasa penasaran wartawan memuncak saat polisi dan tentara semakin banyak yang datang dan Dicky masih mondar-mandir. Ketika Dicky keluar lobi utama, dia berdiri pas di depan pintu, wartawan sepakat bertanya ada apa dengan pengamanan yang ketat itu. Dicky berada di tengah kerumunan wartawan dan kamera televise mengarah ke wajahnya.

Tepat pukul 13.20 WIB, Dicky mengatakan,” Telah berpulang ke Rahmatullah, Haji Muhammad Soeharto pukul 13.10 WIB. Rencanya akan dibawa ke Cendana, tetapi belum tahu pukul berapa.” Berulang kali Dicky harus mengulang kalimat itu karena banyak kameramen dan reporter radio yang belum merekam suaranya. Bahkan, ada yang meminta Dicky bersuara hanya untuk mengatakan jam berapa Soeharto meninggal.

Semua orang membutuhkan suara Dicky yang menjadi pemberi informasi pertama untuk publik.
Warga yang ingin berbelasungkawa diizinkan memasuki kediaman keluarga Soeharto pada malamnya. Warga boleh masuk secara berombongan, sekitar 20 orang untuk setiap rombongan. Warga pun memanfaatkan kesempatan itu. Soeharto meninggalkan wasiat kepada keluarga agar dimakamkan di sisi almarhumah Ny Tien Soeharto di Kompleks Astana Giribangun, Solo, Jawa Tengah, sebelum dzuhur, sekitar pukul 12.00 WIB.

Jenasah Soeharto diserahkan oleh pihak keluarga yang diwakili Tutut kepada pemerintah pada Senin, 28 Januari 2008 pagi untuk selanjutnya diberangkatkan ke Solo, Jawa Tengah.

Nun di ketinggian 666 meter di atas permukaan laut, Soeharto mendirikan istana terakhirnya. Istana itu bernama Astana Giribangun. Inilah sebuah kompleks makam termuda leluhur dinasti Mataram Imogiri, Yogyakarta. Astana Giribangun terletak di lereng barat Gunung Lawu, persisnya di Kelurahan Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kira-kiranya jaraknya 40 kilometer dari Kota Solo. Giribangun berdampingan dengan Gunung Mangadeg yang memiliki ketinggian 750 meter di atas permukaan laut.

Mengutip buku Panduan Berziarah Astana Giribangun koleksi Perpustakaan Rekso Pustoko Puro Mangkunegaran (Solo), usia Astana Giribangun sebagai salah satu makam leluhur keluarga besar Mangkunegaran adalah kompleks makam termuda dibandingkan kompleks makam lain. Urutannya adalah Makam Mangkunegaran Kartasura di Imogiri Bantul (Yogyakarta), Astana Mangadeg Astana Girilayu, Astana Oetara, Astana Giri, Astana Kablokan, Pesarean Mantenan, Pesarean Karangtengah, Pesarean Randusongo, Pesarean Temuireng, Pesarean Ngendo Kerten, dan Astana Giribangun.

Di belakang atau di sebelah setalan bukit Giribangun mengalir Kali Samin. Di depan pintu kompleks Makam Giribangun yang selalu tertutup terdapat dua pohon jambu mawar yang masing-masing berada di kanan-kiri pintu. Ini memang sebuah tempat yang teduh dan nyaman. Fasilitas kompleks makam juga lengkap, seperti pelereman atau bangunan khusus untuk menginap keluarga Soeharto dan masjid.

Pengurus dan pegawai Astana Giribangun juga secara berdedikasi memeliharanya. Kayu jati masih tampak mengkilap, sesekali dipelitur. Makam rajin dipoles, bunga peziarah selalu dibersihkan setiap pagi, dan karpet pun dicuci setiap minggu. Semua siap di makam yang dibangun oleh 700 pekerja tanpa penggunakan traktor dan alat berat lainnya itu. Makam yang terletak sekitar 35 kilometer dari Solo itu dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu jam karena jalan menuju kompleks makam dari Matesih sangat lancar.

Astana Giribangun dibangun oleh Yayasan Mangadeg, sebuah yayasan yang bertujuan membangun dan memperbaiki makam-makam leluhur seperti makam Pangeran Sambernyawa. Soeharto dan Hartinah (Tien Soeharto) masuk sebagai pendiri yayasan yang berdiri pada 28 Oktober 1969 tersebut.

Makam yang dibangun di atas bukit Giribangun diresmikan pada Jumat Wage, 23 Juli 1976. Acara tersebut ditandai dengan dipindahkannya kerangka jenazah ayah dan ibu Hartinah, KRMTH Soemoharjomo dan KRA Soeharjomo. Karena kompleks makam Astana Mangadeg semakin penuh, pada 27 November 1974, pembangunan Astana Giribangun dimulai. Waktu itu, Gunung Bangun dipotong sekitar 22 meter agar ketinggiannya tidak melebihi Astana Mangadeg. Upacara peresmiannya dilakukan pada 23 Juli 1976.

Bangunan utama makam terdiri atas bagian yang ditandai dengan trap-trap. Bagian pelataran bawah disebut Cungkup Argotuwuh. Siapa pun yang masuk ke area ini harus melepaskan alas kaki. Anggota keluarga Yayasan Mangadeg dapat dimakamkan di area seluas 700 meter persegi ini. Trap selanjutnya adalah Argokembang dengan luas 600 meter persegi. Yang paling puncak adalah Argosari seluar 300 meter persegi.
Di Argosari inilah terletak makam utama keluarga Soeharto, yaitu di ruangan 80 meter persegi dikelilingi gebyok ukiran. Terletak di tingkat teratas dari makam dengan kapasitas 65 badan. Terdiri dari Cungkup Argosari dalam dinding gebyok lima badan, emper Cungkup Argosasi 12 badan, dan selasar Cungkup Argosari 45 badan. Karpet empuk cokelat muda terhampar di rungan ini. Seluruh bangunan didominasi kayu jati; dari kayu untuk atap hingga tiang penyangga.

Pada bangunan utama terdapat empat makam yang sudah lama terisi dan satu petak yang sengaja dikosongkan. Berurutan dari ujung timur terdapat makam kakak tertua Hartinah, Siti Hartini Oudang, kemudian ayah dan ibu Harinah. Di ujung paling barat ada makam Hartinah. Di antara makam itulah, makam Soeharto berada.

Emper Cungkup Argosari direncanakan dipergunakan bagi putra-putri dan menantu, yakni enam pasang badan atau 12 badan. Selasar Cungkup Argosari dicadangkan untuk pengurus Yayasan Mangadeg, yaitu penasihat 10 badan, pengurus harian 14 badan, anggota pengurus/komisaris 14 badan, direksi, dan komisaris 10 badan.

Untuk makam tingkat kedua, yakni Argokembang diperuntukkan bagi para anggota pengurus pleno dan seksi Yayasan Mangadeg dan bukan anggota Yayasan Mangadeg yang oleh pengurus yayasan dianggap banyak memberikan jasa-jasa kepada yayasan. Argokembang berkapasitas 58 pasang atau 116 badan. Tingkat terakhir adalah Argotuwuh. Tingkat ini diperuntukkan bagi para pengurus pleno dan anggota seksi yayasan. Di samping itu, untuk keluarga besar Yayasan Mangadeg, bukan anggota pengurus yayasan yang dianggap banyak memberikan jasa-jasa kepada yayasan. Akomodasi ini berkapasitas 78 pasang atau 156 calon badan.

Kemudian sekitar pukul 14.35, jenazah mantan Presiden Soeharto diberangkatkan dari RSPP menuju kediaman di Jalan Cendana nomor 8, Menteng, Jakarta. Ambulan yang mengusung jenazah Pak Harto diiringi sejumlah kendaraan keluarga dan kerabat serta pengawal. Sejumlah wartawan merangsek mendekat ketika iring-iringan kendaraan itu bergerak menuju Jalan Cendana, mengakibatkan seorang wartawati televisi tertabrak.

Di sepanjang jalan Tanjung dan Jalan Cendana ribuan masyarakat menyambut kedatangan iringan kendaraan yang membawa jenazah Pak Harto. Rangkaian kendaraan yang membawa jenazah mantan Presiden Soeharto memasuki Jalan Cendana, sekitar pukul 14.55, Minggu (27/1).

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan beberapa menteri yang tengah mengikuti rapat kabinet terbatas tentang ketahanan pangan, menyempatkan mengadakan jumpa pers selama 3 menit dan 28 detik di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (27/1). Presiden menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Presiden RI Kedua Haji Muhammad Soeharto. Minggu Sore pukul 16.00 WIB, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, lebih dulu melayat ke Cendana.

Jenazah mantan presiden Soeharto diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Cendana, Jakarta, Senin, 28 Januari 2008, pukul 07.30 WIBmenuju Bandara Halim Perdanakusuma. Selanjutnya jenazah akan diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Solo pukul 10.00 WIB untuk kemudian dimakamkan di Astana Giri Bangun, Solo, Senin (28/1). Jenazah tiba di Astana Giri Bangun siang itu sebelum pukul 12.00 WIB. Almarhum diturunkan ke liang lahat pada pukul 12.15 WIBbersamaan dengan berkumandangnya adzan dzuhur. Almarhum sudah berada di liang lahat siang itu pukul 12.17 WIB. Upacara pemakaman Soeharto tersebut dipimpin oleh inspektur upacara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Abdurahman Wahid

Abdurrahman Wahid
Kiai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Abdurrahman Wahid adalah mantan ketuaTanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 dan meninggal di Jakarta, 30 Desember 2009 pada umur 69 tahun

Gus Dur menderita banyak penyakit, bahkan sejak ia mulai menjabat sebagai presiden. Ia menderita gangguan penglihatan sehingga seringkali surat dan buku yang harus dibaca atau ditulisnya harus dibacakan atau dituliskan oleh orang lain.

Beberapa kali ia mengalami serangan stroke. Diabetes dan gangguan ginjal juga dideritanya.


Gus Durmeninggal dunia pada hari Rabu, 30 Desember 2009, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada pukul 18.45 akibat berbagai komplikasi penyakit tersebut, yang dideritanya sejak lama. Sebelum wafat ia harus menjalani hemodialisis (cuci darah) rutin. Gus Dur wafat akibat sumbatan pada arteri.Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Jombang seusai mengadakan perjalanan di Jawa Timur.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, pukul 18.45 WIB, sebelumnya  kesehatan mantan Presiden Abdurrahman Wahid merosot pada pukul 11.00 WIB. Dokter Aris Wibudi dari Tim Dokter Kepresidenan kepada wartawan di RSCM, Rabu 30 Desember 2009 menuturkan kronologi detik-detik terakhir wafatnya Gus Dur. Sabtu 26 Desember 2009, kesehatan menurun, namun kondisinya sempat membaik Rabu 30 Desember 2009 pukul 11.00 WIB, kondisinya memburuk akibat komplikasi penyakit diabetes dan ginjal. Setelah dilakukan pengobatan intensif, kondisinya tetap memburuk. Pukul 18.15 WIB, Gus Dur kritis dan pukul 18.45 WIB, Gus Dur dinyatakan wafat. Gus Dur meninggal dunia di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di RSCM sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah sekitar satu jam berada di dalam ruangan tempat Gus Dur dirawat, SBY keluar.

Gus Dur memang selalu punya cerita unik dan menarik sampai akhir hayatnya. Sebelum meninggal pukul 18.45 WIB, Gus Dur sempat bercerita kepada salah satu orang dekatnya soal pengalaman spiritual yang dialami. Menurut Gus Dur, saat berziarah ke makam kakeknya KH Hasyim Asy’ari di Tebu Ireng, Jombang, Gus Dur sempat bertemu dan berkomunikasi dengan Mbah Hasyim. Gus Dur bercerita saat ziarah ke makam Mbah Hasyim, Gus Dur ditemui Mbah Hasyim. Gus Dur bercerita soal pengalamannya dengan tenang dan senang wajahnya. Menurut orang yang selalu menemani Gus Dur ini, dalam percakapannya dengan Mbah Hasyim, Gus Dur mengaku dikasihani. Gus Dur pun hanya tersenyum saat dibilangi kakeknya tersebut. Gus Dur bilang, Mbah Hasyim kasian sama saya mas’. Mbah Hasyim mengatakan, Le, kok tugasmu bersih-bersih terus yo? Sing sabar yo? (Nak, kok tugasmu bersih-bersih terus ya? Yang sabar ya?),” kata Gus Dur.

KH Maman dari Jamaah Akar Jati menceritakan pengalaman bersama mantan Presiden RI ke 4 ini hingga meneteskan air mata saat menceritakan pengalaman dirinya dengan Gus Dur “Beberapa hari sebelum meninggal, saya sempat bertemu dengan beliau. Saat itu Gus Dur sempat mengisyaratkan kepada saya bahwa dalam waktu dekat ini akan ada satu tokoh nasional yang sering sakit-sakitan bakal meninggal. Dia menceritakan hal itu saat berada di kantor PB NU di Jakarta,” papar Maman. Saat Gus Dur menyampaikan bakal adanya tokoh nasional yang meninggal, Maman tidak menaruh curiga bahwa hal itu bakal terjadi pada Gus Dur sendiri. Tapi, setelah Gus Dur meninggal pada malam tadi dia mulai tersadar jika pernyataan yang disampaikan Gus Dur tersebut merupakan salah satu isyarat.
Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kisah Seorang Wanita Berjenggot Mencari Cinta

Kisah Seorang Wanita Berjenggot Mencari Cinta
zonahitamdunia.blogspot.com - Seorang ibu berjenggot sedang mencari cinta. Mariam, yang memiliki rambut tebal di sekitar dagunya akibat melahirkan anak 28 tahun lalu, memutuskan untuk mencari kebahagiaannya.

Wanita 49 tahun itu, mengaku kalau dirinya sempat putus asa dengan jenggot yang dimilikinya, ia merasa seperti seorang pria yang terperangkap dalam tubuh wanita.
 
Dalam acara ITV show 'This Morning', Mariam memiliki alasan tersendiri mengapa ia tidak mencukur rambut di dagunya. "Dagu saya menjadi merah dan meradang setiap saya mencukurnya."
 
Daily Mail melaporkan, Mariam juga mendapatkan banyak kritik atas kondisinya tersebut. Bahkan ibunya sendiri juga menentang dirinya, atas jenggot yang dipeliharanya.
 
"Saya tidak punya pekerjaan, sehingga saya punya waktu luang untuk mengisi blog. Saya menginformasikan pada semua perempuan tentang kondisi yang saya alami, untuk berbagi cerita," katanya.
 
Setelah bertahun-tahun merasa malu dengan penampilannya. Kini, ia mengaku lebih percaya diri dengan jenggot yang ada di dagunya. Ia juga merasa lebih seksi dan siap untuk mencari pedamping hidup.
 
 
Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Inilah 5 Kisah wasit paling konyol sejagat



Inilah Kisah wasit paling konyol sejagat
MENJADI wasit sepakbola adalah pekerjaan yang sulit. Butuh ketelitian, keberanian, kesehatan, kesabaran dan kecerdasan untuk bisa menjadi wasit yang berkualitas.

Jika wasit melakukan tugasnya dengan baik, seringkali ia dilupakan begitu saja. Jika sedikit saja melakukan kesalahan, maka hujan kritikan dan komentar tidak puas akan didapatnya.

Seringkali wasit juga terlibat insiden yang jika diingat kembali akan terlihat lucu, sebagian lagi tragis. Berikut adalah 10 cerita konyol tentang wasit.

1. Wasit Mengusir Diri Sendiri
Pertandingan Peterborough North End melawan Royal Mail AYL pada tahun 2005 menyuguhkan kejadian langka. Wasit Andy Wain mengkartu merah dirinya karena mengkonfrontasi kiper North End.

Wain merasa kesal terus mendapat protes dari sang kiper. Saat kesabarannya habis, ia melempar peluitnya dan berlari mendekati kiper itu. Nyaris saja terjadi adu pukul dalam insiden itu. Setelah laga, Wain menyatakan penyesalannya.

"Saya bertindak tidak profesional. Jika seorang pemain melakukan apa yang saya lakukan, saya akan mengusirnya. Jadi, saya harus harus mendapat kartu merah," jelasnya.

2. Wasit Datangi Ruang Ganti

Laga Recreativo Linense melawan Saladillo de Algeciras pada 2009 tak bisa berjalan dengan mulus. Saat babak kedua berjalan sembilan menit, seorang pemain Recreativo mendapat kartu merah dari wasit Jose Manuel Barro Escandon.

Kartu merah itu memicu perkelahian besar dan pertandingan pun dihentikan. Namun wasit Barro nampaknya ingin menunjukkan kekuasaannya.

Setelah tim terpisah di ruang ganti masing-masing, wasit Barro mendatangi kamar ganti masing-masing tim dan mengkartu merah sembilan pemain dari tiap tim. Artinya ada 19 kartu merah dalam laga itu.

3. Tiga Kartu Kuning Untuk Satu Pemain

Kejadian ini mungkin masih cukup segar di ingatan kita. Pasalnya kesalahan Graham Poll ini terjadi pada Piala Dunia 2006 lalu.

Ketika memimpin laga Kroasia melawan Australia, Poll memberikan kartu kuning tiga kali kepada Josip Simunic. Ia harusnya memberikan kartu merah pada kartu kuning kedua, sesuai dengan peraturan.

Poll menyadari kesalahannya dan menolak untuk memimpin laga besar lagi. Wasit asal Inggris ini merasa telah melakukan kesalahan besar dan hanya mau memimpin laga-laga biasa setelah insiden itu.

4. Gol Tangan Tuhan

Gol Diego Maradona ke gawang Peter Shilton pada Piala Dunia 1986 mendapat label gol tangan Tuhan. Penyebabnya jelas, Maradona mengarahkan bola dengan tangannya, bukan dengan kepalanya.

Media Inggris menyebut bahwa semua orang yang berada di stadion menyaksikan handsball Maradona, kecuali wasit tentunya. Wasit Ali Bin Nasser asal Maroko pun menjadi bulan-bulanan di penjuru dunia akibat kesalahannya tersebut.

Maradona sendiri sampai tak percaya bahwa golnya disahkan. "Tak ada rekan yang mendatangi saya untuk memeluk memberi selamat. Saya segera mengatakan kepada teman-teman: 'cepat peluk saya, atau wasit akan menganulir gol itu'."

Secara permainan, kesalahan ini tergolong biasa; banyak kejadian wasit yang salah dalam mengesahkan atau menganulir gol. Namun yang menjadikan kesalahan ini besar adalah begitu terkenalnya gol tangan Tuhan Maradona itu. Gol itu bahkan mendapat label sebagai gol abad 20.

5. Wasit dan Sex

Sudah bukan rahasia lagi bahwa wasit merupakan salah satu pekerjaan yang paling rawan mendapat sogokan. Upeti kepada wasit untuk menguntungkan satu tim pun bisa berupa banyak hal, termasuk sex gratis.

Modus ini bukan barang baru karena sudah terjadi sejak lama. kasus ini sempat mencuat pada awal tahun 2000-an. Belakangan, wasit AFC asal Lebanon yang memimpin laga Tampines Rovers melawan East Bengal dituduh menerima hadiah berupa layanan seks gratis.[]


Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kisah Mike Tyson Dari Gembel Kembali Ke Gembel

Kisah Mike Tyson Dari Gembel Kembali Ke Gembel 
Kisah Mike Tyson Dari Gembel Kembali Ke Gembel

- Berandalan itu dibekuk polisi. Di keramaian Los Angeles suatu malam. Dia sudah sempoyongan. Alkohol dan kokain membunuh segenap ingatan. Memacu mobil dengan kecepatan tinggi. Nyaris seruduk kiri kanan. Lupa pula membawa surat ijin mengemudi.

Kepada polisi dia mengaku tersesat. Hendak pergi ke sebuah pesta, malah nyasar jauh dari tujuan. Anehnya dua polisi itu tak menahan. Mereka malah mengantar lelaki mabuk ini hingga di rumah pesta. Dua polisi baik hati itu menitip pesan kepada penjaga pintu. “Kau harus memastikan dia pulang lagi ke rumahnya.” Lalu kedua polisi itu pergi sembari berjanji akan datang lagi mengecek si pemabuk itu. Sahabat anehdiduniadotcom begitu dua polisi itu pergi, semua peserta pesta ikut bubar. Dengan mulut bau alkohol dia sempat meminta peserta menunggu. Tak ada yang peduli.

Acara itu pun bubar. “Datang ke sebuah pesta diantar polisi bukan ide bagus. Bisa merusak pesta,” ujar si pemabuk itu. “Kasihan juga si tuan rumah.” Pemabuk yang mencoba melucu itu adalah Mike Tyson, petinju legendaris yang sohor dengan julukan si leher beton. Kisah di atas dituturkan Tyson kepada Las Vegas Sun, 26 Februari 2012.

Dan kisah mabuk itu hanya satu dari sekian kisah mengerikan, yang dituturkan dengan gaya melawak dalam acara Mike Tyson: Undisputed Truth-Live on Stage. Itu acara akan ditampilkan di panggung teater. Dalam acara itu, Tyson akan “menelanjangi” dirinya sendiri. Mengajak penonton masuk ke dunia yang berjasa menerbangkan nama ke seluruh dunia, sekaligus membantingnya ke titik nadir.

Kini, nasib si raja Knock Out itu memang sedang sempoyongan. “Tiga tahun lalu saya tak punya rumah. Saya butuh uang untuk menjaga agar serigala tak memasuki pintu,” tutur Tyson seperti dikutip dari The Sun, Senin 5 Maret 2012.

Beruntung, lanjutnya, seorang penggemar nun jauh di Inggris sana, datang menolong. Memberi uang. Menampilkannya dalam sejumlah acara talkshow. Dari uang itulah Tyson mendanai acara teater. Penonton membayar. Mike Tyson adalah contoh bahwa hidup bisa diputar ke sisi yang berseberangan. Dulu hidup dari bertarung di ring, kini hidup dari membanyol. Dulu para penonton ngeri melihat keberingasannya, kini mereka terbahak-bahak. Dua-duanya sama gunanya. Menyambung hidup.

, begitu nama pemberian orang tuanya, lahir 30 Juni 1966 di Broklyn, sebuah daerah yang keras di kota New York. Ayahnya, Jimmy Kirkpatrick, meninggalkan rumah saat Tyson berumur 2 tahun. Seorang diri sang Ibu, Lorna Smith, membesarkan Tyson beserta dua saudaranya Rodney dan Denise.

Saat remaja Tyson gemar berkunjung ke Taman Kota Brownsville. Dia jatuh cinta pada taman itu. Pada burung dara yang selalu berkerumun. Entah apa daya pikatnya. Dia melihat burung dara itu seperti hewan ajaib. Begitu sayang pada burung itu, ia lalu membeli dan merawat seekor di rumah. Rajin memberi makan. Memandikan. Bermain-main dan bersenda gurau dengan burung itu.

Suatu hari dia terkejut. Burung dara peliharaan itu raib dari rumah. Dicari ke sana ke mari tidak ketemu juga. Ternyata burung itu dicuri anak-anak bengal. Dan tak cuma mencuri, geng bengal itu memelintir leher burung itu, hingga jadi bangkai. Tubuh si pembunuh burung itu memang lebih besar. Juga terlihat lebih kekar dari Tyson, yang saat itu berusia 11 tahun. Dan si bengal itu benar-benar cari gara-gara. Sembari membawa bangkai burung itu dia lewat di depan rumah. Lalu melempar bangkai itu ke muka si empunya.

Tyson yang pendiam itu pun muntab. Murka alang kepalang. Lalu nekat berkelahi melawan di tubuh besar itu. Tak menunggu lama, dia menghujani bertubi-tubi bogem ke muka sang lawan. Ditonton banyak orang. Si bengal itu babak belur. “Boleh diartikan saya lah pemenangnya,” ujar Tyson dalam wawancara dengan majalah Time di kemudian hari.

Baku pukul karena burung itu, mengubah jalan hidup Mike Tyson. Dari anak rumahan menjadi berandalan jalanan. Dan hidup di jalanan daerah kumuh itu, seakan cuma bisa bertahan dengan kepalan tangan. Dia lalu bergabung dengan geng jalanan. Berkelahi nyaris saban pekan. Dan semenjak itu hidupnya cuma di dua tempat. Jalanan dan kamar penjara. Sebelum berumur 13 tahun, Tyson sudah ditangkap polisi 38 kali. Sang ibu yang cemas lalu mengirim Tyson ke sekolah Tryon School for Boys di Johnstown, New York. Sekolah itu menampung banyak anak berandalan. Di situ banyak pilihan ekstrakurikuler. Dan Tyson memilih tinju.

Kelas itu dilatih oleh Bobby Stewart, seorang mantan petinju. Tapi Tyson hanya berlatih beberapa bulan di situ. Melihat bakat besar Tyson, Bobby lalu mengenalkannya dengan pelatih legendaris Cus D’ Amato. Lewat tangan orang inilah dunia mengenal kepalan tangan si leher beton itu. Dari sekolah itu dia dipindahkan ke sasana tinju D’Amato di Catskill Boxing Club pada tahun 1980. Dibantu asistennya, Kevin Rooney, D’Amato membentuk ulang anak bengal itu. Menanam kedisiplinan. Melatihnya mengendalikan diri.

Kelak Tyson mengenang D’Amato sebagai arsitek dalam hidupnya. “Dia menghancurkan hidup saya. Tapi kemudian ia membangunnya kembali.” Sang pelatih memindahkan kebengalan anak jalanan itu ke atas ring. Ketika diperam di sasana itu, Ibu Mike Tyson jatuh sakit. Kanker menggerogoti ibu yang berjuang keras. Lalu menyerah. Lorna Smith wafat tahun 1982, dua tahun sebelum Tyson memulai karir profesional.

Sepeninggal sang ibu, D’Amato menjadi wali Tyson. Dia menjadi sosok ayah bagi Tyson, sampai D’Amato meninggal tahun 1985. Setelah D’Amato wafat Tyson dilatih Kevin Rooney. Tahun 1984, saat berusia 18 tahun, Tyson memulai debut tinju profesional. Remaja bengal itu sukses memukul KO Hector Mercedes di ronde pertama. Memukul Hector hingga tersungkur melempangkan jalan ke lawan-lawan berikutnya. Dan kemenangan demi kemenangan diraih. Hampir semua tersungkur KO. Lalu tibalah 1986 itu. Remaja 20 tahun itu melawan Trevor Berbick sang juara di kelas berat versi WBC.

Meski Berbick bertubuh besar, Tyson tidak sulit merubuhkan sang juara. Di ronde kedua Berbick tersungkur. Tyson pun mencatatkan diri sebagai petinju termuda dalam sejarah yang berhasil meraih sabuk juara kelas berat dunia. Ia meraihnya dalam usia 20 tahun, 4 bulan, 22 hari. Tyson kemudian membuat para petinju meriang ketakutan, bahkan para juara. Pada tahun 1976 itu juga, dia memukul KO James Smith pemegang sabuk kelas berat WBA. Lima bulan kemudian, Tyson menjadi petinju pertama yang berhasil menyatukan seluruh gelar tinju kelas berat, setelah mengalahkan Tony Tucker, pemegang sabuk IBF.

Tyson kemudian dikenal sebagai raja KO. Dia berhasil menang 28 kali. Dan 26 di antaranya menang dengan KO atau TKO. Dari pertarungan sejumlah itu, 16 di antaranya menang KO di ronde pertama. Hampir seluruh lawan bengap. Setelah menyudahi semua jawara di kelas berat, Tyson kemudian menghadapi petinju yang mengincar gelar-gelar itu. Dari wajah baru hingga para jawara tua. Dan mereka disudahi dengan cara menggetarkan.

Mantan juara kelas berat dunia Larry Holmes tersungkur di ronde ke empat. Leonel Spinks jatuh dan tak bangun lagi hanya dalam tempo 91 detik. Kegarangan Tyson terus mendunia.

Tapi keharuman itu tidak berumur panjang. Sejumlah kalangan menyebutkan gaya hidup Mike Tyson berubah semenjak berkenalan dengan Don King, promotor flamboyan yang gemar pesta. Tyson mulai doyan pesta dan absen dari sasana latihan. Hubungan dengan sang pelatih jadi tegang. Tyson marah besar. Dan puncak perseteruan itu tahun 1988. Dia memecat tanpa sebab Kevin Rooney, pelatih yang susah payah menanam kedisiplinan.

Rooney pergi, kehidupan Tyson kian liar. Tak ada lagi orang yang sesabar Rooney mengingatkan soal disiplin dalam hidup, juga di atas ring. Hidupnya kembali bengal. Rajin mabuk di pesta-pesta. Dan dia menuai badainya lewat hook beruntun James Buster Douglas. Petinju yang tidak dikenal itu menghajar Tyson Februari 1990 di Jepang. Sebuah pukulan upper cut kanan memang sempat merubuhkan Douglas ke lantai. Tapi dia bangun lagi. Seperti sudah mengukur daya pukulan Tyson, Douglas tampil lebih impresif.

Dan hook kanan beruntun di ronde 10 mengirim Tyson mencium kanvas. Dalam pertarungan ulang, Tyson kemudian membalas dendam. Memukul KO Douglas. Tapi pertarungan melawan Douglas itu perlahan mulai meruntuhkan kedigdayaan Tyson. Si raja KO itu bisa tersungkur juga, bahkan oleh pendatang baru.

Meski para penantang mulai berani, Tyson tak kunjung memperbaiki kelemahan utamanya, kedisiplinan. Hidupnya malah kian buram. Tahun 1991, dia dihukum penjara enam tahun karena memperkosa ratu kecantikan dari Rhode Island, Desiree Washington. Insiden itu terjadi di Indianapolis. Di penjara, Tyson mulai mengenal dan memeluk agama Islam. Dia mengganti nama menjadi Malik Abdul Aziz. Tiga tahun dia menjalani hukuman.

Keluar dari penjara dia seperti terlahir kembali. Berhasil merebut gelar WBC dan WBA dengan memukul KO Frank Bruno dan Bruce Seldon. Namanya kembali gemilang dalam dunia tinju. Tapi masa suram itu datang lewat kepalan tangan Evander Holyfield. Petinju yang telah lama menunggu giliran bertarung melawan Tyson. Menerima pukulan bertubi-tubi 9 November 1996 dari Evander, wasit menghentikan pertandingan. Tyson kalah TKO. Dia kehilangan gelar WBA.

Pertandingan ulangnya dibatalkan setelah Tyson menggigit kuping Holyfield. Tyson berdalih, dia kesal karena kepala Holyfield terus membentur dahinya tanpa dihentikan wasit. Semenjak itu Tyson jadi bahan olokan. Tahun 2002, dia kembali bertinju pada usia ke 35. Tapi ia kalah KO oleh Lennox Lewis. Tahun 2006, Tyson resmi mundur setelah kalah KO dari Danny Williams dan Kevin Mcbride. Dua petinju yang tak begitu dikenal dunia.

Gelar hilang, harta juga lenyap. Berkarir semenjak 1984, Tyson sesungguhnya meraup uang banyak. Sedikitnya U$400 juta dolar. Sekitar Rp3,6 triliun. Si leher beton ini memang dibayar mahal tiap bertinju. Pada masa keemasan pernah dibayar U$30 juta dolar alias Rp270 miliar. Untuk sekali tarung.

Bergelimang uang, gaya hidupnya di awang. Pada akhir 2003, Tyson pergi ke toko permata dan membeli emas berlapis permata 80 karat seharga U$174.000 dolar atau Rp1,5 miliar. Dia banyak menghabiskan uang bersama wanita. Memanjakan mereka dengan perhiasan dan foya-foya. Saban hari begitu, tentu saja uang itu ludes. Hanya delapan bulan sesudah kehebohan membeli emas miliaran itu, Tyson mengumumkan dirinya bangkrut. Ia mendaftarkan pengakuan bangkrut itu pada 22 Desember 2003 di Pengadilan Kebangkrutan Amerika Serikat di Manhattan.

Harian The New York Times melaporkan Tyson memiliki utang U$23 juta dolar atau Rp207 miliar. Ia juga memiliki utang pajak di Amerika Serikat dan Inggris sebesar U$17 juta dolar atau Rp153 miliar. Utang itu untuk biaya pengacara sebesar U$750 ribu dolar atau Rp6,7 miliar. Utang biaya pelayanan limosine sejumlah U$300 ribu dolar atau Rp2,7 miliar. “Saya betul-betul sudah melarat dan bokek,” katanya kepada wartawan saat itu.

Tidak hanya bokek, Tyson bahkan dikabarkan sudah jadi gembel. Pada tahun 2004, di berbagai forum internet, ramai diberitakan Tyson hidup luntang-lantung hidup tanpa rumah. Seluruh asetnya habis membayar utang. Lalu munculah bantuan penggemar di Inggris itu. Dia kemudian menikahi seorang wanita bernama Lakiha Spicer tahun 2009. Bersama Spicer, yang akrab disapa Kiki itu, Tyson mengatur hidup dari pinggiran kota Las Vegas. Mereka tinggal di perumahan Seven Hills.

Menurut The New York Times, rumah itu dibeli Tyson dari Jalen Rose, pebasket NBA. Dan itulah satu-satunya aset Tyson saat ini. Kini usianya 45 tahun. Punya dua anak bernama Moroco dan Milan. Meski hidup pas-pasan, kata Tyson, “Saya memiliki banyak kesenangan, seorang istri dan dua anak.” Kini hidup Tyson berubah. Tidur pukul delapan malam. Jam dua pagi dia bangun. Lalu mendengar musik dari Ipod-nya. Setelah itu membaca buku. Ia melalap buku apa saja.

Pukul 6 pagi, saat istrinya bangun, barulah ia memulai harinya. Biasanya mereka berunding soal proyek. Bersama sang istri, Tyson memang mendirikan perusahaan Tyranic. Bergerak di bidang hiburan. Sang istri jadi manajer Tyson. Sejumlah proyek yang digarap antara lain pembuatan film, pertunjukan teater, atau talk show. Dan semua acara itu berkisah tentang Mike Tyson.

Pemain di setiap teater adalah Tyson. Ia bahkan pemain tunggal. Pada setiap panggung dia berkisah tentang hidupnya sendiri. Menurut The Washington Post, pagelaran berjudul “Mike Tyson: Undisputed Truth— Live on Stage” akan digelar selama sepekan. Dari 13 April sampai 18 April 2012 yang lalu. Harga tiketnya tidak mahal. Untuk 740 kursi penonton, tiket dijual seharga U$99,99 dolar atau Rp900 ribu. Sementara untuk kursi VIP dijual U$499,99 dolar atau sekitar Rp4,5 juta. Acara itu akan digelar di MGM Grand Hollywood Theatre.

Proyek terakhir yang sedang digarap suami istri adalah film komedi “Hangover III.” Film ini memang berkisah tentang sejarah hidup Tyson. Setelah sukses dengan Hangover I dan II, kini Tyson menggagas untuk membuat sekuel ketiga. Generasi muda kini lebih mengenal Tyson sebagai pemain teater dan film ketimbang sebagai petinju legendaris. Satu dari dua polisi baik hati yang menghantar Tyson ke tempat pesta malam itu, berujar dengan suara girang, “Saya menyukai penampilan Anda di Hangover".

Kisah Nyata, Anak Hamili Ibu Kandung Dua Kali

Kisah Nyata, Anak Hamili Ibu Kandung Dua Kali | Seorang pria di sebuah desa kecil di Zimbabwe, menghamili ibu kandungnya. Perbuatan itu telah ia lakukan dua kali. Parahnya lagi, pria itu meninggalkan ibunya yang ia hamili, lantas melarikan diri. Sang ibu diduga juga melarikan diri dari desanya, demikian dilaporkan di media Inggris, dan dikutip laman Emirates247.com, Kamis (1/11/2012).


zonahitamdunia.bogspot.com - Kisah Nyata, Anak Hamili Ibu Kandung Dua Kali
ilustrasi

Sobat Zona Hitam Dunia Sekitar empat tahun silam, ibu dan anak ini sempat didenda oleh pihak gereja di desa mereka, setelah dewan gereja mendapati si ibu dihamili putranya. Kala itu, si ibu mengalami keguguran, saat kandungannnya berumur empat bulan. Kini, sejarah berulang lagi.

Para penduduk desa marah, karena hubungan incest ibu dan anak ini sudah berlangsung sejak 2008. Suami si perempuan sudah meninggal dunia karena sakit yang diderita sejak lama.

Kini, penduduk desa memburu dan berniat menangkap ibu dan anak itu, lalu menghukum keduanya dengan hukuman berat, sebagai sinyal ke seluruh masyarakat, bahwa hubungan incest tidak akan pernah ditoleransi.

Penduduk desa mengetahui si ibu hamil untuk kedua kali, ketika ia berhenti pergi ke gereja. Ketika penduduk desa mengunjunginya di rumah, mereka menemukan bahwa dia sudah hamil lima bulan, oleh putra kandungnya sendiri.Ohmayy !! (*)

Kisah Escobar Bakar Uang 20 M Demi Anak


zonahitamdunia.blogspot.com - Kisah Escobar Bakar Uang 20 M Demi Anak
Ini kisah yang belum pernah terungkap tentang Pablo Escobar, bos narkoba Kolombia yang terkenal kejam. Suatu malam dalam pelariannya, Escobar membakar tumpukan uang tunai senilai hampir Rp 20 miliar agar tubuh putrinya tetap hangat.

Escobar membuat api unggun dengan menggunakan tumpukan uang dollar AS di sebuah tempat persembunyian sementara pihak berwajib terus memburunya. Putranya, Sebastian Marroqumn, yang telah mengubah namanya dari Juan Pablo Escobar, mengatakan, ayahnya membakar tumpukan uang itu ketika dia tahu putrinya, Manuela, menderita hipotermia. Api berbahan bakar uang itu juga dimanfaatkan untuk memasak makanan.

Sebastian, yang bersama keluarganya pindah ke Argentina setelah ayahnya tewas 15 tahun lalu, membuat pengakuan yang mengemparkan itu dalam sebuah wawancara dengan majalah Kolombia, Don Juan,dan dikutip Dailymail.

Sebastian juga mengungkapkan, bagaimana miliader itu melakukan pengamanan gila-gilaan dengan membeli perusahaan taksi sendiri untuk mengetahui kapan orang asing tiba di kota asal mereka di Medellin, dan memindahkan keluarganya setiap 48 jam di antara 15 tempat persembunyian yang dia miliki di seluruh kota. Escobar bahkan menutup mata mereka sebelum setiap perpindahan sehingga mereka tidak pernah tahu daerah sekitar setiap rumah persembunyian dan tidak bisa memberi tahu lokasi itu saat disiksa jika mereka tertangkap.
zonahitamdunia.blogspot.com - Kisah Escobar Bakar Uang 20 M Demi Anak
Escobar, mengepalai Kartel Medellin yang terkenal kejam. Ia tertembak mati Desember 1993 ketika berusaha lari dari kejaran polisi. Pada puncak kekuasaanya tahun 1989, dia tercatat oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya ke tujuh di dunia dengan perkiraan kekayaan mencapai 270 triliun atau 18 miliar poundsterling.

Meski menjadi musuh paling dicari AS dan pemerintah Kolombia, dia adalah pahlawan bagi banyak orang Medellin di mana dia membagi-bagikan uang untuk orang miskin. Sejumlah orang menyatakan, penembak jitu militer AS ambil bagian dalam perburuan terakhir terhadap Escobar, yang dilakukan setelah dia kabur tahun 1992 dari sebuah penjara khusus Kolombia.

Dia menempati sebuah penjara yang dibangun berdasarkan perjanjian, dia masih akan tinggal di tempat itu sampai lima tahun, sebelum akhirnya kabur, dan menghindari ekstrasidi ke AS.

Arsip Blog