Kisah Heroik TKW Sarini di Negeri Formosa

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA   

Sarini, TKW Indonesia di Taiwan.
ZHD -Bicara soal Tenaga Kerja Wanita Indonesia di luar negeri biasanya selalu mengisahkan kabar menyedihkan. Ada yang menghadapi penyiksaan, pemerkosaan, hingga hukuman mati. Namun, kisah yang datang dari Taiwan kali ini sungguh berbeda, karena bukan mengabarkan duka nestapa melainkan justru kisah heroik.
 
Kisah heroiknya dalam menyelamatkan orang yang dia rawat, dengan mempertaruhkan nyawa sendiri, mengundang perhatian yang cukup tinggi di kalangan media massa akhirnya mendapat penghargaan, baik dari pemerintah setempat maupun dari kantor perwakilan Indonesia di sana.

Perempuan itu bernama Sarini, seorang TKW yang bekerja di Taiwan. Dia nekat terjun ke sungai untuk menyelamatkan seorang majikannya yang nyaris tenggelam. Aksi heroiknya ini banyak mendapat sorotan dari media setempat. Sarini pun dielu-elukan sebagai pahlawan perempuan setempat.

Baik pemerintah negeri Formosa (sebutan Taiwan) maupun Indonesia antusias mengabarkan kisah inspiratif itu. Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) di Jakarta. Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei pun memuat kisah Sarini di laman resmi.

Kebijakan “Satu China” menyebabkan Indonesia sampai kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, sehingga tidak ada kedutaan besar di sana. Namun ketiadaan hubungan diplomatik itu tidak menghalangi kian eratnya hubungan ekonomi dan perdagangan kedua pihak.

Bagi pekerja migran asal Indonesia, Taiwan merupakan salah satu tempat favorit untuk bekerja karena memiliki sistem perlindungan hukum yang baik dan rata-rata kalangan majikan di sana patuh hukum dan tidak memperlakukan pekerja asing secara semena-mena.

Sarini, ungkap TETO, adalah TKW asal Indramayu, Jawa Barat, yang sejak Maret 2013 mulai bekerja di Kecamatan Tian Chong, Kabupaten Chang Hua, untuk merawat seorang nenek bernama Tsai. KDEI mengungkapkan nama lengkap majikan Sarini adalah Huang Zhang Wei, yang pernah mengalami operasi akibat kanker payudara.

Selain penyakit tersebut, kaki perempuan sepuh itu juga sering sakit hingga tidak mampu berjalan normal kembali. Majikan Sarini sering mengeluh sakit kakinya, bahkan sering mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidup. Sarini selalu membesarkan hati majikan agar tetap bersemangat untuk melanjutkan hidup.
Kisah heroik Sarini bermula ketika dia mendorong kursi roda sang nenek jalan-jalan di suatu taman pada Rabu lalu, 17 April 2013. Dia memang selalu mengajak majikannya jalan-jalan dengan kursi roda di sekitar rumah.

Namun, pada hari itu, tanggal 17 April 2013, majikan ingin diantar jalan-jalan yang agak jauh dari rumah, sembari melihat pemandangan. Tiba di pinggir sungai, majikan minta berhenti untuk istirahat, Sarini memberhentikan kursi roda. Majikan berdiri sesaat, namun tak dinyana dengan cepat dia lompat ke sungai yang yang arus airnya deras sekali.

Jelas saja sang nenek terseret arus deras. Sambil berteriak “jangan”, Sarini spontan ikut terjun ke sungai untuk menyelamatkannya padahal dia sendiri pun tidak bisa berenang. Sarini terbawa arus air hingga sejauh 42 meter dan akhirnya berhasil menangkap majikannya.

Sarini, yang mengalami cedera di tangan dan kaki akibat aksi beraninya itu, berhasil memeluk erat sang nenek. Keduanya sempat bergelut di dalam air selama 10 menit.

Dalam keadaan panik, Sarini menangis dan berteriak minta tolong sebelum warga dan tim penyelamat datang menolong. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Ren He di Chang Hua karena menelan banyak air sungai. Hingga Selasa kemarin, keduanya masih dalam perawatan intensif.

Selain dari pemberitaan media massa setempat, Sarini menceritakan kembali kisah dramatis itu dalam pertemuan dengan para perwakilan KDEI dan pejabat Taiwan beberapa hari kemudian setelah dirinya pulih.
Kondisi Sarini saat ini, ungkap KDEI, agak trauma dan khawatir majikannya akan melakukan percobaan bunuh diri lagi. Namun, seluruh keluarga majikan sangat menyayangi Sarini, sehingga Sarini masih bersedia meneruskan bekerja di rumah majikan tersebut.

Mempertaruhkan nyawa demi menolong orang lain ramai disiarkan oleh stasiun televisi dan pemberintaan dari media cetak Taiwan. Penyelamatan Sarini itu, ungkap TETO, mendapat tanggapan yang luar biasa dari masyarakat Taiwan.

Sarini juga mendapat penghargaan dari pemerintah lokal Taiwan maupun kantor perwakilan dagang Indonesia di Taipei. Kepala Pekerjaan dan Pelatihan Komite Buruh Taiwan Lin San-gui, pejabat Kabupaten Changhua Yang Zhang Zhong, dan Kepala Kantor Perwakilan Indonesia untuk Taipei, Ahmad Syafri Nurmatias, serta Kepala Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei, Sri Setiawati, pada 22 April lalu bersama-sama berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk Sarini dan majikannya.

Selain mendengarkan cerita langsung dari Sarini, para pejabat juga memberinya penghargaan berupa uang tunai, yang nilainya tidak disebutkan.

Lin Sangui dan Yang Zhang Zhong memuji dan menyatakan terkesan dengan perbuatan Sarini. Meskipun baru sebulan lebih bekerja di Taiwan, dia mencintai nenek itu seperti keluarganya sendiri.

Lin Sangui dan Yang Zhang Zhong berharap Sarini cepat sembuh, selain itu mereka juga memberi Sarini hadiah dan penghargaan. Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Jakarta, pada 23 April memberitahu kejadian ini kepada kakak Sarini di Indonesia, Karnesih, dan kakak iparnya, Nurdianto. “Karnesih sangat bangga terhadap adiknya dan dia berharap Sarini bekerja di Taiwan dengan baik,” ungkap TETO.

Kisah Sarini dan majikannya ini turut memberi citra positif pekerja Indonesia di Taiwan. Indonesia adalah sumber pekerja asing terbesar di sana.

Saat ini ada lebih dari 200 ribu pekerja Indonesia yang bekerja di Taiwan, ungkap TETO. Di negeri ini mereka mendapat perlindungan upah minimum setara dengan tenaga kerja lokal dan juga dapat memiliki asuransi kesehatan masyarakat Taiwan.

Seiring dengan pertumbuhan hubungan ketenagakerjaan antara Taiwan dan Indonesia, Divisi Visa Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia, sudah menjadi divisi visa terbesar pemerintah Taiwan di luar negeri. Setiap tahun, mereka menangani lebih dari 130 ribu aplikasi visa, di mana sekitar 80 ribu di antaranya adalah adalah visa tenaga kerja.
 

Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

3 dari Kisah Nyata Pembuktian Cinta Sejati Oleh Pria

3 dari Kisah Nyata Pembuktian Cinta Sejati Oleh Pria
                                                                                                                          zonahitamdunia.blogspot.com - Kisah Nyata Pembuktian Cinta Sejati Oleh Pria - Bagaimana jika cinta sudah tak terbendung dan semua diserahkan? Ternyata bukan cuma negeri dongeng yang memiliki cinta sejati. Di dunia dari masa ke masa, cinta sejati ternyata masih eksis.

Berikut tiga contoh kisah nyata bagaimana seorang pria bisa berbuat apapun demi perempuan yang dicintainya. Bahkan terkadang berbuat ekstrem, di luar nalar dan kebiasaan pada umumnya.

Nah, bagi perempuan yang putus asa pada cinta, masihkah Anda tak percaya?

1. Menjadi 'Gila'

Jika Romeo dan Juliet rekaan William Shakespeare menjadi panutan kisah cinta sejati anak manusia, lain halnya kisah Layla dan Majnun. Konon kisah cinta Majnun yang artinya Si Gila (bahasa Arab) bukan sekadar fiksi belaka.

Qays ibn al-Mulawwah ibn Muzahim, adalah seorang penyair di tanah Arab. Ia jatuh cinta pada Layla binti Mahdi ibn Sa'd (Layla Al-Aamiriya) yang masih berasal dari satu suku. Qays mulai menulis puisi-puisi indah untuk Layla. Ia pun melamar Layla, tapi ayah Layla menolak karena tidak sesuai dengan adat setempat.

Tak lama Layla menikah dengan pria lain. Mendengar itu Qays patah hati berat dan mulai berjalan keliling padang pasir mencari-cari Layla. Ia menuliskan rasa cintanya di pasir dengan tongkat. Layla pindah ke Irak bersama suaminya, hingga akhirnya jatuh sakit dan meninggal dunia. Qays terpukul dan tak lama ia pun meninggal sekitar tahun 688 AD dekat makam Layla. 'Si Gila' ini sempat menuliskan tiga puisi terindahnya di sebuah batu dekat makam Layla.

Perjuangan Majnum tersebar dari mulut ke mulut dan dituliskan dalam bentuk literatur di berbagai negara. Julukan bagi kisah cinta Majnum pada Layla adalah Virgin Love atau cinta yang tak pernah menyatu.

2. Mendirikan Keajaiban Dunia

Shah Jahan, Kaisar dinasti Mughal, India sangat kehilangan istri tercintanya Arjumand Banu Begum atau lebih dikenal sebagai Muntaz Mahal yang meninggal sangat melahirkan anak ke-14 mereka tahun 1631. Ia pun berjanji pada dirinya sendiri untuk mendirikan bangunan yang terindah di dunia untuk almarhumah istrinya di Agra. Selama 22 tahun hidupnya didedikasikan untuk menyempurnakan bangunan yang diberi nama Taj Mahal.

Lebih dari 20,000 pekerja dikerahkan dari seluruh dunia. Tiga arsitek terbaik saat itu ia datangkan dari negeri Persia, Italia, dan Prancis. Seluruh bangunan tertutup batu permata, kristal, topaz, giok, dan batu alam lainnya. Bahkan hingga kini setiap matahari terbit yang menimpa Taj Mahal dipantulkan dengan kilauan indah ke segala penjuru. Tahun 1983 Taj Mahal dilindungi UNESCO sebagai World Heritage Site. Dan tahun 2007 menjadi salah satu tujuh keajaiban dunia versi baru.

3. Menyerahkan Tahta

Edward VIII (Edward Albert Christian George Andrew Patrick David) adalah pewaris tahta kerajaan Inggris, the Dominions of the British Commonwealth, dan Emperor of India, dari 20 Januari hingga 11 Desember 1936. Hanya beberapa bulan menjabat, ia mengalami tekanan dari pihak kerajaan karena ingin menikahi socialita Amerika Wallis Simpson, yang sudah pernah menikah dua kali.

Alasannya, seorang janda tidak akan pernah bisa menjabat sebagai ratu dan menjadi panutan karena bertolak belakang dengan status Edward sebagai kepala gereja Inggris.

Daripada memilih kedudukan dan harta, Edward memilih cinta. Ia menyerahkan tahta kepada adik laki-lakinya Albert yang kemudian bergelar George VI. Ia menjadi raja dengan masa kekuasaan terpendek di sejarah Inggris yaitu hanya 325 hari. Dan bahkan upacara penobatannya pun belum digelar.

Setelah pengunduran dirinya, ia bergelar Duke of Windsor. Menikah dengan Wallis Simpson, perempuan yang dibelanya, di Prancis 3 Juni 1937. Pasangan ini menghabiskan masa tua di Bahamas dan Prancis.(*)
Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kisah Nyata Kakek Tukang Semir Sepatu Nyumbang 2 M

Terkadang kita selalu mengeluh akan keadaan yang kita jalani saat ini, entah mengeluh tentang kondisi fisik, keuangan, keadaan, atau sebagainya. Padahal sesungguhnya kita itu sangat kaya jika pandai bersyukur. Kayak kakek ini contohnya, walau hanya tukang semir, ia mampu mengamalkan uangnya sebesar Rp 2 Miliar.

Dilansir dari HuffingtonPost, Albert Lexie yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang semir sepatu ini telah menyumbangkan sejumlah uangnya tersebut ke Rumah Sakit Anak di Pittsburg, Amerika Serikat, untuk pengobatan gratis bagi warga yang kurang mampu.

albert lexie

Sebenarnya Albert adalah tukang semir sepatu yang kerap mangkal di depan Rumah Sakit sejak tahun 1950. Kemudian di tahun 1980, si kakek yang kini tengah berusia 80 tahun mulai berniat untuk menyisihkan pendapatannya sedikit demi sedikit.

Dan seperti rencananya, kini setelah 33 tahun menabung, Albert pun telah berhasil merealisasikan keinginannya untuk menyumbang. Dengan senyumnya ia pun kemudian berkata, “Menjadi pahlawan itu menyenangkan.”

Salut ya Sama si mbah atu ini.. Bener-bener suritauladan yang baik.

Kisah Mike Tyson Dari Gembel Kembali Ke Gembel

Kisah Mike Tyson Dari Gembel Kembali Ke Gembel 
Kisah Mike Tyson Dari Gembel Kembali Ke Gembel

- Berandalan itu dibekuk polisi. Di keramaian Los Angeles suatu malam. Dia sudah sempoyongan. Alkohol dan kokain membunuh segenap ingatan. Memacu mobil dengan kecepatan tinggi. Nyaris seruduk kiri kanan. Lupa pula membawa surat ijin mengemudi.

Kepada polisi dia mengaku tersesat. Hendak pergi ke sebuah pesta, malah nyasar jauh dari tujuan. Anehnya dua polisi itu tak menahan. Mereka malah mengantar lelaki mabuk ini hingga di rumah pesta. Dua polisi baik hati itu menitip pesan kepada penjaga pintu. “Kau harus memastikan dia pulang lagi ke rumahnya.” Lalu kedua polisi itu pergi sembari berjanji akan datang lagi mengecek si pemabuk itu. Sahabat anehdiduniadotcom begitu dua polisi itu pergi, semua peserta pesta ikut bubar. Dengan mulut bau alkohol dia sempat meminta peserta menunggu. Tak ada yang peduli.

Acara itu pun bubar. “Datang ke sebuah pesta diantar polisi bukan ide bagus. Bisa merusak pesta,” ujar si pemabuk itu. “Kasihan juga si tuan rumah.” Pemabuk yang mencoba melucu itu adalah Mike Tyson, petinju legendaris yang sohor dengan julukan si leher beton. Kisah di atas dituturkan Tyson kepada Las Vegas Sun, 26 Februari 2012.

Dan kisah mabuk itu hanya satu dari sekian kisah mengerikan, yang dituturkan dengan gaya melawak dalam acara Mike Tyson: Undisputed Truth-Live on Stage. Itu acara akan ditampilkan di panggung teater. Dalam acara itu, Tyson akan “menelanjangi” dirinya sendiri. Mengajak penonton masuk ke dunia yang berjasa menerbangkan nama ke seluruh dunia, sekaligus membantingnya ke titik nadir.

Kini, nasib si raja Knock Out itu memang sedang sempoyongan. “Tiga tahun lalu saya tak punya rumah. Saya butuh uang untuk menjaga agar serigala tak memasuki pintu,” tutur Tyson seperti dikutip dari The Sun, Senin 5 Maret 2012.

Beruntung, lanjutnya, seorang penggemar nun jauh di Inggris sana, datang menolong. Memberi uang. Menampilkannya dalam sejumlah acara talkshow. Dari uang itulah Tyson mendanai acara teater. Penonton membayar. Mike Tyson adalah contoh bahwa hidup bisa diputar ke sisi yang berseberangan. Dulu hidup dari bertarung di ring, kini hidup dari membanyol. Dulu para penonton ngeri melihat keberingasannya, kini mereka terbahak-bahak. Dua-duanya sama gunanya. Menyambung hidup.

, begitu nama pemberian orang tuanya, lahir 30 Juni 1966 di Broklyn, sebuah daerah yang keras di kota New York. Ayahnya, Jimmy Kirkpatrick, meninggalkan rumah saat Tyson berumur 2 tahun. Seorang diri sang Ibu, Lorna Smith, membesarkan Tyson beserta dua saudaranya Rodney dan Denise.

Saat remaja Tyson gemar berkunjung ke Taman Kota Brownsville. Dia jatuh cinta pada taman itu. Pada burung dara yang selalu berkerumun. Entah apa daya pikatnya. Dia melihat burung dara itu seperti hewan ajaib. Begitu sayang pada burung itu, ia lalu membeli dan merawat seekor di rumah. Rajin memberi makan. Memandikan. Bermain-main dan bersenda gurau dengan burung itu.

Suatu hari dia terkejut. Burung dara peliharaan itu raib dari rumah. Dicari ke sana ke mari tidak ketemu juga. Ternyata burung itu dicuri anak-anak bengal. Dan tak cuma mencuri, geng bengal itu memelintir leher burung itu, hingga jadi bangkai. Tubuh si pembunuh burung itu memang lebih besar. Juga terlihat lebih kekar dari Tyson, yang saat itu berusia 11 tahun. Dan si bengal itu benar-benar cari gara-gara. Sembari membawa bangkai burung itu dia lewat di depan rumah. Lalu melempar bangkai itu ke muka si empunya.

Tyson yang pendiam itu pun muntab. Murka alang kepalang. Lalu nekat berkelahi melawan di tubuh besar itu. Tak menunggu lama, dia menghujani bertubi-tubi bogem ke muka sang lawan. Ditonton banyak orang. Si bengal itu babak belur. “Boleh diartikan saya lah pemenangnya,” ujar Tyson dalam wawancara dengan majalah Time di kemudian hari.

Baku pukul karena burung itu, mengubah jalan hidup Mike Tyson. Dari anak rumahan menjadi berandalan jalanan. Dan hidup di jalanan daerah kumuh itu, seakan cuma bisa bertahan dengan kepalan tangan. Dia lalu bergabung dengan geng jalanan. Berkelahi nyaris saban pekan. Dan semenjak itu hidupnya cuma di dua tempat. Jalanan dan kamar penjara. Sebelum berumur 13 tahun, Tyson sudah ditangkap polisi 38 kali. Sang ibu yang cemas lalu mengirim Tyson ke sekolah Tryon School for Boys di Johnstown, New York. Sekolah itu menampung banyak anak berandalan. Di situ banyak pilihan ekstrakurikuler. Dan Tyson memilih tinju.

Kelas itu dilatih oleh Bobby Stewart, seorang mantan petinju. Tapi Tyson hanya berlatih beberapa bulan di situ. Melihat bakat besar Tyson, Bobby lalu mengenalkannya dengan pelatih legendaris Cus D’ Amato. Lewat tangan orang inilah dunia mengenal kepalan tangan si leher beton itu. Dari sekolah itu dia dipindahkan ke sasana tinju D’Amato di Catskill Boxing Club pada tahun 1980. Dibantu asistennya, Kevin Rooney, D’Amato membentuk ulang anak bengal itu. Menanam kedisiplinan. Melatihnya mengendalikan diri.

Kelak Tyson mengenang D’Amato sebagai arsitek dalam hidupnya. “Dia menghancurkan hidup saya. Tapi kemudian ia membangunnya kembali.” Sang pelatih memindahkan kebengalan anak jalanan itu ke atas ring. Ketika diperam di sasana itu, Ibu Mike Tyson jatuh sakit. Kanker menggerogoti ibu yang berjuang keras. Lalu menyerah. Lorna Smith wafat tahun 1982, dua tahun sebelum Tyson memulai karir profesional.

Sepeninggal sang ibu, D’Amato menjadi wali Tyson. Dia menjadi sosok ayah bagi Tyson, sampai D’Amato meninggal tahun 1985. Setelah D’Amato wafat Tyson dilatih Kevin Rooney. Tahun 1984, saat berusia 18 tahun, Tyson memulai debut tinju profesional. Remaja bengal itu sukses memukul KO Hector Mercedes di ronde pertama. Memukul Hector hingga tersungkur melempangkan jalan ke lawan-lawan berikutnya. Dan kemenangan demi kemenangan diraih. Hampir semua tersungkur KO. Lalu tibalah 1986 itu. Remaja 20 tahun itu melawan Trevor Berbick sang juara di kelas berat versi WBC.

Meski Berbick bertubuh besar, Tyson tidak sulit merubuhkan sang juara. Di ronde kedua Berbick tersungkur. Tyson pun mencatatkan diri sebagai petinju termuda dalam sejarah yang berhasil meraih sabuk juara kelas berat dunia. Ia meraihnya dalam usia 20 tahun, 4 bulan, 22 hari. Tyson kemudian membuat para petinju meriang ketakutan, bahkan para juara. Pada tahun 1976 itu juga, dia memukul KO James Smith pemegang sabuk kelas berat WBA. Lima bulan kemudian, Tyson menjadi petinju pertama yang berhasil menyatukan seluruh gelar tinju kelas berat, setelah mengalahkan Tony Tucker, pemegang sabuk IBF.

Tyson kemudian dikenal sebagai raja KO. Dia berhasil menang 28 kali. Dan 26 di antaranya menang dengan KO atau TKO. Dari pertarungan sejumlah itu, 16 di antaranya menang KO di ronde pertama. Hampir seluruh lawan bengap. Setelah menyudahi semua jawara di kelas berat, Tyson kemudian menghadapi petinju yang mengincar gelar-gelar itu. Dari wajah baru hingga para jawara tua. Dan mereka disudahi dengan cara menggetarkan.

Mantan juara kelas berat dunia Larry Holmes tersungkur di ronde ke empat. Leonel Spinks jatuh dan tak bangun lagi hanya dalam tempo 91 detik. Kegarangan Tyson terus mendunia.

Tapi keharuman itu tidak berumur panjang. Sejumlah kalangan menyebutkan gaya hidup Mike Tyson berubah semenjak berkenalan dengan Don King, promotor flamboyan yang gemar pesta. Tyson mulai doyan pesta dan absen dari sasana latihan. Hubungan dengan sang pelatih jadi tegang. Tyson marah besar. Dan puncak perseteruan itu tahun 1988. Dia memecat tanpa sebab Kevin Rooney, pelatih yang susah payah menanam kedisiplinan.

Rooney pergi, kehidupan Tyson kian liar. Tak ada lagi orang yang sesabar Rooney mengingatkan soal disiplin dalam hidup, juga di atas ring. Hidupnya kembali bengal. Rajin mabuk di pesta-pesta. Dan dia menuai badainya lewat hook beruntun James Buster Douglas. Petinju yang tidak dikenal itu menghajar Tyson Februari 1990 di Jepang. Sebuah pukulan upper cut kanan memang sempat merubuhkan Douglas ke lantai. Tapi dia bangun lagi. Seperti sudah mengukur daya pukulan Tyson, Douglas tampil lebih impresif.

Dan hook kanan beruntun di ronde 10 mengirim Tyson mencium kanvas. Dalam pertarungan ulang, Tyson kemudian membalas dendam. Memukul KO Douglas. Tapi pertarungan melawan Douglas itu perlahan mulai meruntuhkan kedigdayaan Tyson. Si raja KO itu bisa tersungkur juga, bahkan oleh pendatang baru.

Meski para penantang mulai berani, Tyson tak kunjung memperbaiki kelemahan utamanya, kedisiplinan. Hidupnya malah kian buram. Tahun 1991, dia dihukum penjara enam tahun karena memperkosa ratu kecantikan dari Rhode Island, Desiree Washington. Insiden itu terjadi di Indianapolis. Di penjara, Tyson mulai mengenal dan memeluk agama Islam. Dia mengganti nama menjadi Malik Abdul Aziz. Tiga tahun dia menjalani hukuman.

Keluar dari penjara dia seperti terlahir kembali. Berhasil merebut gelar WBC dan WBA dengan memukul KO Frank Bruno dan Bruce Seldon. Namanya kembali gemilang dalam dunia tinju. Tapi masa suram itu datang lewat kepalan tangan Evander Holyfield. Petinju yang telah lama menunggu giliran bertarung melawan Tyson. Menerima pukulan bertubi-tubi 9 November 1996 dari Evander, wasit menghentikan pertandingan. Tyson kalah TKO. Dia kehilangan gelar WBA.

Pertandingan ulangnya dibatalkan setelah Tyson menggigit kuping Holyfield. Tyson berdalih, dia kesal karena kepala Holyfield terus membentur dahinya tanpa dihentikan wasit. Semenjak itu Tyson jadi bahan olokan. Tahun 2002, dia kembali bertinju pada usia ke 35. Tapi ia kalah KO oleh Lennox Lewis. Tahun 2006, Tyson resmi mundur setelah kalah KO dari Danny Williams dan Kevin Mcbride. Dua petinju yang tak begitu dikenal dunia.

Gelar hilang, harta juga lenyap. Berkarir semenjak 1984, Tyson sesungguhnya meraup uang banyak. Sedikitnya U$400 juta dolar. Sekitar Rp3,6 triliun. Si leher beton ini memang dibayar mahal tiap bertinju. Pada masa keemasan pernah dibayar U$30 juta dolar alias Rp270 miliar. Untuk sekali tarung.

Bergelimang uang, gaya hidupnya di awang. Pada akhir 2003, Tyson pergi ke toko permata dan membeli emas berlapis permata 80 karat seharga U$174.000 dolar atau Rp1,5 miliar. Dia banyak menghabiskan uang bersama wanita. Memanjakan mereka dengan perhiasan dan foya-foya. Saban hari begitu, tentu saja uang itu ludes. Hanya delapan bulan sesudah kehebohan membeli emas miliaran itu, Tyson mengumumkan dirinya bangkrut. Ia mendaftarkan pengakuan bangkrut itu pada 22 Desember 2003 di Pengadilan Kebangkrutan Amerika Serikat di Manhattan.

Harian The New York Times melaporkan Tyson memiliki utang U$23 juta dolar atau Rp207 miliar. Ia juga memiliki utang pajak di Amerika Serikat dan Inggris sebesar U$17 juta dolar atau Rp153 miliar. Utang itu untuk biaya pengacara sebesar U$750 ribu dolar atau Rp6,7 miliar. Utang biaya pelayanan limosine sejumlah U$300 ribu dolar atau Rp2,7 miliar. “Saya betul-betul sudah melarat dan bokek,” katanya kepada wartawan saat itu.

Tidak hanya bokek, Tyson bahkan dikabarkan sudah jadi gembel. Pada tahun 2004, di berbagai forum internet, ramai diberitakan Tyson hidup luntang-lantung hidup tanpa rumah. Seluruh asetnya habis membayar utang. Lalu munculah bantuan penggemar di Inggris itu. Dia kemudian menikahi seorang wanita bernama Lakiha Spicer tahun 2009. Bersama Spicer, yang akrab disapa Kiki itu, Tyson mengatur hidup dari pinggiran kota Las Vegas. Mereka tinggal di perumahan Seven Hills.

Menurut The New York Times, rumah itu dibeli Tyson dari Jalen Rose, pebasket NBA. Dan itulah satu-satunya aset Tyson saat ini. Kini usianya 45 tahun. Punya dua anak bernama Moroco dan Milan. Meski hidup pas-pasan, kata Tyson, “Saya memiliki banyak kesenangan, seorang istri dan dua anak.” Kini hidup Tyson berubah. Tidur pukul delapan malam. Jam dua pagi dia bangun. Lalu mendengar musik dari Ipod-nya. Setelah itu membaca buku. Ia melalap buku apa saja.

Pukul 6 pagi, saat istrinya bangun, barulah ia memulai harinya. Biasanya mereka berunding soal proyek. Bersama sang istri, Tyson memang mendirikan perusahaan Tyranic. Bergerak di bidang hiburan. Sang istri jadi manajer Tyson. Sejumlah proyek yang digarap antara lain pembuatan film, pertunjukan teater, atau talk show. Dan semua acara itu berkisah tentang Mike Tyson.

Pemain di setiap teater adalah Tyson. Ia bahkan pemain tunggal. Pada setiap panggung dia berkisah tentang hidupnya sendiri. Menurut The Washington Post, pagelaran berjudul “Mike Tyson: Undisputed Truth— Live on Stage” akan digelar selama sepekan. Dari 13 April sampai 18 April 2012 yang lalu. Harga tiketnya tidak mahal. Untuk 740 kursi penonton, tiket dijual seharga U$99,99 dolar atau Rp900 ribu. Sementara untuk kursi VIP dijual U$499,99 dolar atau sekitar Rp4,5 juta. Acara itu akan digelar di MGM Grand Hollywood Theatre.

Proyek terakhir yang sedang digarap suami istri adalah film komedi “Hangover III.” Film ini memang berkisah tentang sejarah hidup Tyson. Setelah sukses dengan Hangover I dan II, kini Tyson menggagas untuk membuat sekuel ketiga. Generasi muda kini lebih mengenal Tyson sebagai pemain teater dan film ketimbang sebagai petinju legendaris. Satu dari dua polisi baik hati yang menghantar Tyson ke tempat pesta malam itu, berujar dengan suara girang, “Saya menyukai penampilan Anda di Hangover".

Kisah Nyata, Anak Hamili Ibu Kandung Dua Kali

Kisah Nyata, Anak Hamili Ibu Kandung Dua Kali | Seorang pria di sebuah desa kecil di Zimbabwe, menghamili ibu kandungnya. Perbuatan itu telah ia lakukan dua kali. Parahnya lagi, pria itu meninggalkan ibunya yang ia hamili, lantas melarikan diri. Sang ibu diduga juga melarikan diri dari desanya, demikian dilaporkan di media Inggris, dan dikutip laman Emirates247.com, Kamis (1/11/2012).


zonahitamdunia.bogspot.com - Kisah Nyata, Anak Hamili Ibu Kandung Dua Kali
ilustrasi

Sobat Zona Hitam Dunia Sekitar empat tahun silam, ibu dan anak ini sempat didenda oleh pihak gereja di desa mereka, setelah dewan gereja mendapati si ibu dihamili putranya. Kala itu, si ibu mengalami keguguran, saat kandungannnya berumur empat bulan. Kini, sejarah berulang lagi.

Para penduduk desa marah, karena hubungan incest ibu dan anak ini sudah berlangsung sejak 2008. Suami si perempuan sudah meninggal dunia karena sakit yang diderita sejak lama.

Kini, penduduk desa memburu dan berniat menangkap ibu dan anak itu, lalu menghukum keduanya dengan hukuman berat, sebagai sinyal ke seluruh masyarakat, bahwa hubungan incest tidak akan pernah ditoleransi.

Penduduk desa mengetahui si ibu hamil untuk kedua kali, ketika ia berhenti pergi ke gereja. Ketika penduduk desa mengunjunginya di rumah, mereka menemukan bahwa dia sudah hamil lima bulan, oleh putra kandungnya sendiri.Ohmayy !! (*)

Arsip Blog