Indonesia Mulai Kembangkan Pesawat Tanpa Awak

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA   
RI 1 
Jakarta - Pengembangan pesawat tanpa awak dirasa penting untuk mewujudkan guna mengejar ketertinggalan negara maju khususnya penerapan dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Semenjak diterapkannya senjata pintar dan pesawat udara tanpa awak (nir awak) dalam sebuah operasi di mancanegara, telah menstimulasi tumbuh kembangnya teknologi ini tidak terkecuali di Indonesia. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menginformasikan bahwa Indonesia telah mengembangkan sistem nir awak untuk pesawat udara melalui program yang telah dilaksanakan sejak 2004.

Kepala BPPT Marzan Aziz Iskandar mengatakan dalam perkembangannya dilaksanakan juga selama tiga tahun terakhir secara konsorsium dengan Balitbang Kementerian Pertahanan untuk tujuan mempercepat keberhasilan program. Indonesia, kata dia, membutuhkan solusi untuk menghadapi permasalahan yang saat ini dihadapi maupun tantangan di masa depan.

Besarnya luas wilayah NKRI yang terdiri dari sekitar 17.200 pulau besar dan kecil yang dipisahkan oleh lautan merupakan tantangan untuk melakukan pengawasan untuk mengantisipasi berbagai ancaman. Wilayah perbatasan dengan banyak negara tetangga menambah tantangan untuk memperkuat sistem pengawasan dan bahkan diperlukan sistem pengawasan terpadu. Tantangan saat ini kata Marzan terletak pada fungsi pengawasan tidak hanya untuk keperluan militer akan tetapi juga nir militer.

Tantangan itu diperjelas dengan semakin maraknya tingkat pelanggaran antara lain penangkapan ikan ilegal, pembalakan liar yang merampas hak dan kekayaan nasional dengan nilai yang cukup besar. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan solusi sebuah sistem pengawasan yang membutuhkan operasional dengan kehandalan yang tinggi berbiaya murah serta resiko rendah namun memberikan hasil yang berdaya guna dan berhasil guna.

Selain itu, tantangan yang tidak kalah penting adalah bagaimana mengurangi ketergantungan terhadap pengadaan sistem pengawasan dengan negara asing yang seringkali dipengaruhi adanya unsur kepentingan negara tersebut yang dikhawatirkan merugikan kepentingan nasional.

"Sesulit apapun kita harus mampu mewujudkan upaya ini melalui pencanangan program yang kuat dan konsisten untuk mengejar ketertinggalan teknologi negara maju khususnya dalam. Teknologi pertahanan," katanya.

Dia juga mengatakan, teknologi nir awak adalah salah satu teknologi yang memiliki prospek baik di masa yang akan datang. Sejalan dengan upaya mengejar ketertinggalan negara maju, Indonesia, kata dia, telah mengembangkan pesawat udara nir awak (PUNA) secara terus menerus.

Teknologi tersebut nantinya dapat dikembangkan untuk kebutuhan pengawasan transportasi, pencarian dan penyelamatan, penelitian atmosfer, pengawasan kebencanaan, kargo operasi hujan buatan, pengelolaan pertanian dan perkebunan, penyebaran benih dan pengamatan vegetasi daerah kritis yang sulit dan lain sebagainya. "Kegiatan rancang bangun prototipe sistem PUNA berupaya mencari temuan-temuan teknologi kekinian yang dimiliki negara maju dan menerapkannya dalam sebuah prototipe dengan sasaran mewujudkan kemandirian dan daya saing industri nasional," katanya. 

Dia juga mengatakan upaya pemenuhan kebutuhan PUNA berbasis sistem inovasi nasional untuk mencapai kemandirian nasional termasuk daya saing industri.

Pesawat tersebut, kata dia, nantinya akan difungsikan untuk mengemban misi pertahanan (surveillance). "Sejak 2004 pesawat tanpa awak atau Puna Wulung ini dikembangkan oleh BPPT, kini siap diproduksi massal untuk memenuhi kebutuhan satu skuadron Angkatan Udara Republik Indonesia," katanya. Teknologi itu, kata dia, lahir dari karya putra-putri Indonesia yang di diharapkan akan berhasil. 

Puna Wulung memiliki spesifikasi berat kosong maksimal 60 kg, berat muatan 25 kg, kecepatan jelajah 55 knot, bentang sayap 6,34 meter, ketahanan terbang empat jam dan ketinggian terbang 12.000 feet.Pesawat tersebut dilengkapi kamera pengintai yang dihubungkan dengan pusat pengendali di darat (ground station). (ant)
 
Berikut Pesawat nya :
[http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto [http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto [http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto [http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto

Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Ohmayy TWITTER @SBYudhoyono nomor satu di Asia

DUNIA - INTERNASIONAL - OLAHRAGA - MUSIK, FILM - TEKNOLOGI - 18+ BERITA - MISTERI - UNIK - ANEH - TOKOH - SEJARAH - FOTO - ZONA HITAM DUNIA   
Ohmayy TWITTER @SBYudhoyono nomor satu di Asia-Sejak sebulan lebih akun twitter Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dibuat, followers Presiden SBY semakin bejibun. Yang dulunya hanya raturan ribu, sekarang telah mencapai 1,674.100 followers saat ini jam 20:20 tertanggal 27/04/2013.
update: 1.675.163 20:52

Ternyata twitter Presiden SBY nomor satu di Asia
Hingga saat ini, akun twitter Presiden SBY menduduki urutan pertama sebagai pemimpin negara di Asia yang memiliki banyak followers! Akun twitter Presiden SBY mengalahkan Presiden Filipina, Benigno Aquino III yang memiliki followers sebanyak 1,46 juta dan Perdana Menteri Malaysia yang memiliki follower sebanyak 1,49 juta.
@SBYudhoyono

Sekian berita tentang Ohmayy TWITTER @SBYudhoyono nomor satu di Asia
Judul Spoiler:
[http://zonahitamdunia.blogspot.com] - foto

Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Koleksi Foto Langka Pak SBY

http://zonahitamdunia.blogspot.com/
zonahitamdunia.blogspot.com -Lagi Mampir ke rumah mbah google ternyata ketemu foto foto eklusif punya pak SBY beserta keluarga, langsung ke tkp gan....

Sobat ZHD semua silahkan dipandangin dulu, siapa sih sebenarnya yang ada di dalam foto ini. Banyak sih yang ngga percaya kalau ini foto Presiden SBY dan Ibu Ani waktu masih muda dulu.

yang ini juga:


Sepertinya pak SBY teringat akan masa lalunya

 
Salam Hormat dari saya pak SBY












Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Profil Lengkap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Jend. TNI (Purn.) Dr. H.
Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Indonesia ke-6
Petahana
Mulai menjabat
20 Oktober 2004
Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (2004–2009)
Boediono (sejak 2009)
Didahului oleh Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum Partai Demokrat ke-4
Petahana
Mulai menjabat
30 Maret 2013
Didahului oleh Anas Urbaningrum
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia ke-8
Masa jabatan
23 Agustus 2000 – 1 Juni 2001
Presiden Abdurrahman Wahid
Didahului oleh Soerjadi Soedirdja
Digantikan oleh Agum Gumelar
Masa jabatan
9 Agustus 2001 – 12 Maret 2004
Presiden Megawati Soekarnoputri
Didahului oleh Agum Gumelar
Digantikan oleh Hari Sabarno (ad-interim)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia ke-11
Masa jabatan
26 Oktober 1999 – 23 Agustus 2000
Presiden Abdurrahman Wahid
Didahului oleh Kuntoro Mangkusubroto
Digantikan oleh Purnomo Yusgiantoro
Informasi pribadi
Lahir 9 September 1949 (umur 63)
Bendera Indonesia Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Partai politik Lambang Partai Demokrat Partai Demokrat
Suami/istri Kristiani Herrawati
Anak Agus Harimurti Yudhoyono
Edhie Baskoro Yudhoyono
Alma mater Akademi Militer
US Army Command & General Staff College
Universitas Webster
Institut Pertanian Bogor
Profesi Tentara
Agama Islam
Tanda tangan
Situs web presidensby.info

 =====================================================================
zonahitamdunia.blogspot.com - Jend. TNI (Purn.) Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono GCB AC (lahir di Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia, 9 September 1949; umur 63 tahun) adalah Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat sejak 20 Oktober 2004.

Ia, bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, terpilih dalam Pemilu Presiden 2004.
Ia berhasil melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua dengan kembali memenangkan Pemilu Presiden 2009, kali ini bersama Wakil Presiden Boediono.

Sehingga, sejak era reformasi dimulai, Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Presiden Indonesia pertama yang menyelesaikan masa kepresidenan selama 5 tahun dan berhasil terpilih kembali untuk periode kedua.
Yudhoyono yang dipanggil "Sus" oleh orangtuanya dan populer dengan panggilan "SBY", melewatkan sebagian masa kecil dan remajanya di Pacitan.

 Ia merupakan seorang pensiunan militer. Selama di militer ia lebih dikenal sebagai Bambang Yudhoyono. Karier militernya terhenti ketika ia diangkat Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada tahun 1999 dan tampil sebagai salah seorang pendiri Partai Demokrat. Pangkat terakhir Susilo Bambang Yudhoyono adalah Jenderal TNI sebelum pensiun pada 25 September 2000.

Pada Pemilu Presiden 2004, keunggulan suaranya dari Presiden Megawati Soekarnoputri membuatnya menjadi presiden pertama yang terpilih melalui pemilihan langsung oleh rakyat Indonesia. Hal ini dimungkinkan setelah melalui amandemen UUD 1945.

Dalam kehidupan pribadinya, Ia menikah dengan Kristiani Herrawati yang merupakan anak perempuan ketiga Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo (alm), komandan RPKAD (kini Kopassus) yang turut membantu menumpas Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965.

Latar belakang dan keluarga

Ia lahir di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949 dari anak pasangan Raden Soekotjo dan Siti Habibah. Dari silsilah ayahnya dapat dilacak hingga Pakubuwana serta memiliki hubungan dengan trah Hamengkubuwana II.

Seperti ayahnya, ia pun berkecimpung di dunia kemiliteran. Selain tinggal di kediaman keluarga di Bogor (Jawa Barat), SBY juga tinggal di Istana Merdeka, Jakarta. Susilo Bambang Yudhoyono menikah dengan Kristiani Herawati yang adalah anak perempuan ketiga Jenderal (Purnawirawan) Sarwo Edhi Wibowo (alm). Komandan militer Jenderal Sarwo Edhi Wibowo turut membantu menumpas PKI (Partai Komunis Indonesia) pada tahun 1965. Dari pernikahan mereka lahir dua anak lelaki, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (lahir 1978) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lahir 1980).

Agus adalah lulusan dari SMA Taruna Nusantara tahun 1997 dan Akademi Militer Indonesia tahun 2000. Seperti ayahnya, ia juga mendapatkan penghargaan Adhi Mekayasa dan seorang prajurit dengan pangkat Letnan Satu TNI Angkatan Darat yang bertugas di sebuah batalion infantri di Bandung, Jawa Barat. Agus menikahi Anissa Larasati Pohan, seorang aktris yang juga anak dari mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Sejak pertengahan 2005, Agus menjalani pendidikan untuk gelar master-nya di Strategic Studies at Institute of Defense and Strategic Studies, Singapura. Anak yang bungsu, Edhie Baskoro lulus dengan gelar ganda dalam Financial Commerce dan Electrical Commerce tahun 2005 dari Curtin University of Technology di Perth, Australia Barat.

Pendidikan

  • Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
  • American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
  • Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
  • Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
  • On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
  • Jungle Warfare School, Panama, 1983
  • Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984
  • Kursus Komando Batalyon, 1985
  • Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
  • Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, AS
  • Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
  • Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 2004.

Karier militer

Tahun 1973, ia lulus dari Akademi Militer Indonesia (Akabri: Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dengan penghargaan Adhi Makayasa sebagai murid lulusan terbaik dan Tri Sakti Wiratama yang merupakan prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan intelek. Periode 1974-1976, ia memulai karier di Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad. Pada tahun 1976, ia belajar di Airborne School dan US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas), Airbone and Ranger Course (Fort Benning) Amerika Serikat.

Kariernya berlanjut pada periode 1976-1977 di Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad, Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977), Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978, Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981, Paban Muda Sops SUAD (1981-1982. Periode 1982-1984, ia belajar di Infantry Officer Advanced Course (Fort Benning) Amerika Serikat.

Tahun 1983, ia belajar pada On the job training in 82-nd Airbone Division (Fort Bragg) Amerika Serikat, Jungle Warfare School (Panama, Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman pada tahun 1984, Kursus Komando Batalyon (1985) dan meniti karier di Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985), Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988), dan Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988).

Periode 1988-1989, ia belajar di Sekolah Komando Angkatan Darat dan melanjutkan ke US Command and General Staff College (Fort Leavenwort) Kansas Amerika Serikat pada tahun 1991. Periode (1989-1993), ia bekerja sebagai Dosen Seskoad Korspri Pangab, Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994, Asops Kodam Jaya (1994-1995) dan Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995) serta Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (1995-1996). Lulusan Master of Art (MA) dari Management Webster University Missouri ini juga meniti karier di Kasdam Jaya (1996), dan Pangdam II/Sriwijaya sekaligus Ketua Bakorstanasda. Pada tahun 1997, ia diangkat sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI dengan pangkat Letnan Jenderal. Ia pensiun dari kemiliteran pada 1 April 2001 oleh karena pengangkatannya sebagai menteri.

Karier politik

Tampil sebagai juru bicara Fraksi ABRI menjelang Sidang Umum MPR 1998 yang dilaksanakan pada 9 Maret 1998 dan Ketua Fraksi ABRI MPR dalam Sidang Istimewa MPR 1998. Pada 29 Oktober 1999, ia diangkat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi di pemerintahan pimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Setahun kemudian, tepatnya 26 Oktober 1999, ia dilantik sebagai Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam) sebagai konsekuensi penyusunan kembali kabinet Abdurrahman Wahid.

Dengan keluarnya Maklumat Presiden pada 28 Mei 2001 pukul 12.00 WIB, Menko Polsoskam ditugaskan untuk mengambil langkah-langkah khusus mengatasi krisis, menegakkan ketertiban, keamanan, dan hukum secepat-cepatnya lantaran situasi politik darurat yang dihadapi pimpinan pemerintahan. Saat itu, Menko Polsoskam sebagai pemegang mandat menerjemahkan situasi politik darurat tidak sama dengan keadaan darurat sebagaimana yang ada dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 1959.

Belum genap satu tahun menjabat Menko Polsoskam atau lima hari setelah memegang mandat, ia didesak mundur pada 1 Juni 2001 oleh pemberi mandat karena ketegangan politik antara Presiden Abdurrahman Wahid dan DPR. Jabatan pengganti sebagai Menteri Dalam Negeri atau Menteri Perhubungan yang ditawarkan presiden tidak pernah diterimanya.

Kabinet Gotong Royong pimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri melantiknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 10 Agustus 2001. Merasa tidak dipercaya lagi oleh presiden, jabatan Menko Polkam ditinggalkannya pada 11 Maret 2004. Berdirinya Partai Demokrat pada 9 September 2002 menguatkan namanya untuk mencapai karier politik puncak. Ketika Partai Demokrat dideklarasikan pada 17 Oktober 2002, namanya dicalonkan menjadi presiden dalam pemilu presiden 2004.

Setelah mengundurkan diri dari jabatan Menko Polkam dan sejalan dengan masa kampanye pemilu legislatif 2004, ia secara resmi berada dalam koridor Partai Demokrat. Keberadaannya dalam Partai Demokrat menuai sukses dalam pemilu legislatif dengan meraih 7,45 persen suara. Pada 10 Mei 2004, tiga partai politik yaitu Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Bulan Bintang secara resmi mencalonkannya sebagai presiden dan berpasangan dengan kandidat wakil presiden Jusuf Kalla.
Pada Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang diadakan di Bali tanggal 30 Maret 2013, Susilo Bambang Yudhoyono ditetapkan sebagai ketua umum Partai Demokrat, menggantikan Anas Urbaningrum.

Ringkasan karier

Prangko Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
  • Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
  • Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
  • Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
  • Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
  • Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
  • Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
  • Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
  • Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
  • Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
  • Dosen Seskoad (1989-1992)
  • Korspri Pangab (1993)
  • Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
  • Asops Kodam Jaya (1994-1995)
  • Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
  • Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
  • Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
  • Pangdam II/Sriwijaya (1996-1997) sekaligus Ketua Bakorstanasda
  • Asospol Kassospol ABRI/wakil Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Umum MPR 1998)
  • Kassospol ABRI/ Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
  • Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)
  • Menteri Pertambangan dan Energi (sejak 26 Oktober 1999)
  • Menteri Koordinator Politik Sosial Keamanan(Pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid)
  • Menteri Koordinator Politik Dan Keamanan(Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri) mengundurkan diri 11 Maret 2004
  • Presiden Republik Indonesia (2004-2009)
  • Presiden Republik Indonesia (2009-2014)

Penugasan

  • Operasi Timor Timur (1979-1980), dan 1986-1988
Jenderal TNI (Purnawirawan) Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah ditugaskan dalam sebuah operasi di Timor-Timur pada periode 1979-1980 dan 1986-1988 ini meraih gelar doktor (Ph.D.) dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 3 Oktober 2004. Pada 15 Desember 2005, ia menerima gelar doktor kehormatan di bidang ilmu politik dari Universitas Thammasat Bangkok (Thailand).

Dalam pidato pemberian gelar, ia menegaskan bahwa politik merupakan seni untuk perubahan dan transformasi dalam sebuah negara demokrasi yang damai. Ia tidak yakin sepenuhnya kalau politik itu adalah ilmu.

Penghargaan

  • Tri Sakti Wiratama (Prestasi Tertinggi Gabungan Mental Fisik, dan Intelek), 1973
  • Adhi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)
  • Satya Lencana Seroja, 1976
  • Honor Graduate IOAC, USA, 1983
  • Satya Lencana Dwija Sista, 1985
  • Lulusan terbaik Seskoad Susreg XXVI, 1989
  • Dosen Terbaik Seskoad, 1989
  • Satya Lencana Santi Dharma, 1996
  • Satya Lencana United Nations Peacekeeping Force (UNPF), 1996
  • Satya Lencana United Nations Transitional Authority in Eastern Slavonia, Baranja, and Western Sirmium (UNTAES), 1996
  • Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, 1998
  • Bintang Yudha Dharma Nararya, 1998
  • Wing Penerbang TNI-AU, 1998
  • Wing Kapal Selam TNI-AL, 1998
  • Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, 1999
  • Bintang Yudha Dharma Pratama, 1999
  • Bintang Dharma, 1999
  • Bintang Maha Putera Utama, 1999
  • Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003
  • Bintang Asia (Star of Asia), 2005, oleh BusinessWeek
  • Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama, 2006, oleh Sultan Brunei
  • Doktor Honoris Causa, 2006, oleh Universitas Keio
  • Darjah Utama Seri Mahkota, 2008, oleh Yang DiPertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin
  • 100 tokoh Berpengaruh Dunia 2009 kategori Pemimpin & Revolusioner Majalah TIME, 2009, oleh TIME
  • Knight Grand Cross in the Order of the Bath, 2012, oleh Ratu Elizabeth II.
Susilo Bambang Yudhoyono juga pernah dicalonkan untuk menjadi penerima penghargaan Nobel perdamaian 2006 bersama dengan Gerakan Aceh Merdeka dan Martti Ahtisaari atas inisiatif mereka untuk perdamaian di Aceh.

Masa kepresidenan

MPR pada periode 1999–2004 mengamandemen Undang-Undang Dasar 1945 UUD 1945 sehingga memungkinkan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat. Pemilu presiden dua tahap kemudian dimenanginya dengan 60,9 persen suara pemilih dan terpilih sebagai presiden. Dia kemudian dicatat sebagai presiden terpilih pertama pilihan rakyat dan tampil sebagai presiden Indonesia keenam setelah dilantik pada 20 Oktober 2004 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia unggul dari pasangan Presiden Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi pada pemilu 2004.

Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) sebagai prioritas penting dalam kepemimpinannya selain kasus terorisme global. Penanggulangan bahaya narkoba, perjudian, dan perdagangan manusia juga sebagai beban berat yang membutuhkan kerja keras bersama pimpinan dan rakyat.

Di masa jabatannya, Indonesia mengalami sejumlah bencana alam seperti gelombang tsunami, gempa bumi, dll. Semua ini merupakan tantangan tambahan bagi Presiden yang masih bergelut dengan upaya memulihkan kehidupan ekonomi negara dan kesejahteraan rakyat.

Susilo Bambang Yudhoyono juga membentuk UKP4R, sebuah lembaga kepresidenan yang saat ini diketuai oleh Kuntoro Mangkusubroto (Marsilam Simandjuntak pada saat pembentukan) pada 26 Oktober 2006.

 Lembaga ini pada awal pembentukannya mendapat tentangan dari Partai Golkar seiring dengan isu tidak dilibatkannya Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembentukannya serta isu dibentuknya UKP4R untuk memangkas kewenangan Wakil Presiden, tetapi akhirnya diterima setelah SBY sendiri menjelaskannya dalam sebuah keterangan pers.

Layanan SMS Presiden

Sekitar bulan Juni 2005, Presiden SBY memulai layanan pesan singkat (SMS) ke nomor telepon selulernya di 0811109949 namun esok harinya terjadi gangguan teknis karena banyaknya SMS yang masuk dan sekarang diganti cukup dengan SMS ke 9949 setelah itu SMS akan dipilih dan disampaikan ke presiden. Nomor 9949 adalah tanggal lahir beliau (9 September 1949).

Tanggal 28 Juni 2005, Presiden SBY mengirimkan SMS kepada masyarakat dengan nama pengirim Presiden RI yang berisi tentang pencegahan narkoba. Kebenaran SMS ini sudah dikonfirmasikan dan juru bicara Presiden menyatakan berbagai SMS akan menyusul.

Twitter Presiden

Tanggal 13 April 2013, Presiden SBY mengirimkan twit pertamanya di akun twitter pribadinya @SBYudhoyono. Akun twitter ini dikelola oleh SBY sendiri dan juga stafnya. Tanda twit dari Presiden langsung adalah *SBY* tiap akhir twitnya. Twit pertama presiden SBY adalah "Halo indonesia saya bergabung ke dunia twitter untuk berbagi sapa pandangan dan inspirasi salam kenal *SBY*".

Melalui twitter inilah, Presiden berharap dapat semakin mendengarkan keluh kesah masyarakat. Dirinya juga menyatakan siap dicibir di twitter oleh para pengguna twitter,

Sampai saat ini, tepatnya  22:37:00 19/04/2013 Akun Twitter @SBYudhoyono pengikutnya sudah mencapai 1.311.488.
Sumber
Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Ohmayy Bintang Film Panas AS Goda Presiden SBY melalui Twitter

Vicky Vette menggoda Presiden SBY

zonahitamdunia.blogspot.com – Baru beberapa jam saja Presiden SBY meluncurkan akun Twitter-nya, mendadak bintang porno di industri film dewasa Amerika Serikat, Vicky Vette, nyelonong dan langsung menggoda presiden di akun @SBYudhoyono.

“@SBYudhoyono……follow me back so we can chat by personal message xoxo”.
Aktris porno kelahiran Norwegia itu juga menyapa Presiden SBY dengan kalimat yang sangat genit. “@SBYudhoyono,”. hi #sexy xo”.

Hingga kini belum ada tanggapan dari Presiden SBY terkait kicauan Vicky di akun Twitter tersebut.
Namun, inilah resiko jika sudah bergabung di jejaring sosial, siapa saja bisa cuit dan mencuit sesuka hati mereka. Yang menjadi pertanyaan, apakah godaan sang bintang porno itu termasuk pelecehan kepada martabat seorang presiden?

Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Akun Twitter Resmi SBY "@SBYudhoyono"

 Akun Twitter Resmi SBY "@SBYudhoyono"
zonahitamdunia.blogspot.com  : Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono akan menyapa netizen (pengguna internet) dengan akun @SBYudhoyono melalui jejaring sosial twitter.

"@SBYudhoyono adalah akun yang akan dipakai oleh Presiden Yudhoyono yang dalam waktu hitungan jam, hari ini, atau besok, akun itu akan mulai aktif," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (13/4/2013).

Menurut Daniel, keinginan Presiden SBY menyapa netizen yang lain dan menjadikan dunia itu sebagai bagian dari hidupnya yang baru adalah sebuah keinginan yang telah tertunda sekitar dua tahun lamanya.

Hingga berita ini diturunkan sekalipun Presiden Yudhoyono belum aktif di akunnya, akun @SBYudhoyono telah memiliki lebih dari 60.000 pengikut dan banyak di antaranya yang telah menyapa Presiden Yudhoyono.

Dalam bio akun itu disebutkan bahwa akun itu adalah akun resmi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang dikelola oleh Staf Khusus Presiden Republik Indonesia. Namun, kicauan langsung dari Presiden Yudhoyono akan ditandai *SBY*.

Dalam profilenya, akun @SBYudhoyono memasang foto Presiden Yudhoyono mengenakan kaos hijau dan rompi cokelat. (liputan6)
Pasang Iklan
Jika Anda Mau SEHAT disini Tempatnya
Mau BISNIS disini Tempatnya
Mau SEHAT dan BISNIS Langsung di SINI 
Bergabung? silahkan klik disini

Kata PRESIDEN SBY "Grasi Ola itu Tanggung Jawab Saya"

Kata PRESIDEN SBY "Grasi Ola itu Tanggung Jawab Saya" Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal meninjau kembali grasi yang pernah ia berikan kepada terpidana kasus narkoba Meirika Franola alias Ola.

SBY menegaskan, dirinya tak menyalahkan Mahkamah Agung (MA) dan menteri-menterinya, karena urusan grasi menjadi tanggung jawab dirinya sebagai presiden.

“Misalnya terbukti benar, dia menyalurkan lagi zat narkotika yang tidak dibenarkan UU (undang-undang), manakala itu terbukti, saya akan tinjau lagi grasi itu demi keadilan,” tegas Presiden SBY di Bali, Jumat (09/11/2012).

Presiden SBY mengaku sebelum memberikan grasi, ia memperoleh informasi bahwa Ola bukan bandar, melainkan kurir.

“Dalam hal ini saya tidak menyalahkan MA dan menteri, mereka-mereka yang memberi pertimbangan, karena tanggung jawab itu ada pada saya,” jelas SBY.

Kedok Ola terbongkar dan ia diduga mengendalikan bisnis narkoba dari balik jeruji besi. Seseorang berinisial NA mengaku anak buah Ola, ditangkap di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jabar pada 4 Oktober 2012 silam dengan membawa narkoba. @rn/inl/san

Kata PRESIDEN SBY "Grasi Ola itu Tanggung Jawab Saya"  | lensaindonesia.com / zonahitamdunia.blogspot.com

Arsip Blog